Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyekatan Mudik Lebaran di Pantura, Petugas Putar Balik Kendaraan Luar Kota

image-gnews
Personel Polresta Cirebon menghentikan kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Cipali saat simulasi penyekatan larangan mudik di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis 29 April 2021. Polda Jawa Barat menyiapkan 158 titik penyekatan selama penetapan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Personel Polresta Cirebon menghentikan kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Cipali saat simulasi penyekatan larangan mudik di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis 29 April 2021. Polda Jawa Barat menyiapkan 158 titik penyekatan selama penetapan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Iklan

TEMPO.CO, Cirebon - Penyekatan jalan dilakukan di sejumlah perbatasan di kota maupun Kabupaten Cirebon memasuki kebijakan larangan mudik Lebaran. Di Kabupaten Cirebon, penyekatan jalan diantaranya dilakukan di pos Weru.

Di titik itu, kendaraan dibagi dua lajur, yaitu kendaraan dengan nomor polisi (nopol) E, yaitu nopol untuk wilayah Cirebon dan nopol non E. Untuk kendaraan bernopol E bisa langsung melanjutkan perjalanan melewati jalur pantai utara (Pantura) dan masuk ke Kota Cirebon.

Sedangkan untuk kendaraan dengan nopol non E langsung diminta untuk memperlihat dokumen kepada petugas. Dokumen itu seperti KTP hingga surat tugas yang diberikan dari instansi dimana mereka bertugas. Sejumlah kendaraan, baik mobil maupun motor yang tidak dilengkapi dengan surat pengantar diminta untuk langsung putar balik.

Kasatlantas Polresta Cirebon, Kompol Ahmat Troy Aprio, menjelaskan ada 9 titik penyekatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. “Satu di tol,” ungkap Troy. Tol tersebut ialah GT Palimanan, perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah.

Selanjutnya di Pos Rawagatel (pantura yang berbatasan dengan Indramayu), Pos Dukuhpuntang (jalur arteri yang berbatasan dengan Majalengka), Pos Ramayana Weru (jalur pantura yang berbatasan dengan Kota Cirebon). Lalu Pos Ciperna (jalur arteri perbatasan dengan Kabupaten Kuningan), Pos Losari (berbatasan dengan Brebes), Pos Ciledug (jalur arteri berbatasan dengan Brebes), Pos Ciwaringin (jalur arteri berbatasan dengan Majalengka) serta Pos Kanci (jalur pantura berbatasan dengan Cirebon Kota dan Brebes).

Sementara di Kota Cirebon penyekatan jalan untuk pemudik diantaranya dilakukan di Penggung. Penyekatan dilakukan oleh jajaran Polres Cirebon Kota (Ciko).

Berbeda dengan penyekatan mudik Lebaran di Pos Weru, petugas gabungan terlihat menghentikan kendaraan dengan nopol luar kota Cirebon. Sekalipun kendaraan bernopol E, namun jika tidak berasal dari Kota Cirebon tetap dihentikan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Upaya itu diambil sebab wilayah Cirebon yang terdiri dari kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka memiliki nomor kendaraan yang sama, yaitu E. Namun huruf di belakangnya yang membedakan. Karena tidak termasuk daerah aglomerasi, kendaraan dengan nopol luar Kota Cirebon tetap dihentikan dan diminta menunjukkan surat tugasnya. Terlihat sejumlah kendaraan ekspedisi yang membawa paket juga harus putar balik.

Kapolres Ciko, AKBP Imron Ermawan, menjelaskan masyarakat diperbolehkan melintas dengan membawa surat keterangan dari dinas atau untuk keperluan pengobatan. “Penyekatan beroperasi selama 24 jam hingga 17 Mei 2021,” ungkap Imron.

Di wilayah Polres Cirebon Kota ada 14 pos penyekatan mudik Lebaran yang disiapkan. Namun untuk wilayah perbatasan disiapkan 4 pos.

Baca juga: Survei RRC: 27,1 Persen Warga Akan Tetap Mudik Lebaran 2021

IVANSYAH

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Pemuda di Bekasi Jadi Saksi Mata Kasus Pembunuhan Vina, LPSK Sarankan Ajukan Perlindungan

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Pemuda di Bekasi Jadi Saksi Mata Kasus Pembunuhan Vina, LPSK Sarankan Ajukan Perlindungan

Seorang pemuda asal Bekasi mengaku berada di sekitar lokasi dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon. Bersaksi bukan kecelakaan


PP Muhammadiyah Bentuk Tim Khusus Selidiki Kasus Saka Tatal, Mantan Terpidana Kasus Pembunuhan Vina

1 hari lalu

Ketua PP Muhammadiyah yang juga mantan Ketua KPK, M. Busyro Muqoddas saat kunjungi kantor Tempo di Palmerah Barat, Jakarta, Kamis, 25 Januari 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
PP Muhammadiyah Bentuk Tim Khusus Selidiki Kasus Saka Tatal, Mantan Terpidana Kasus Pembunuhan Vina

PP Muhammadiyah telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki laporan pengaduan Saka Tatal, mantan terpidana pembunuhan Vina.


PP Muhammadiyah Ungkap Isi Pertemuan dengan Saka Tatal, Eks Narapidana Pembunuhan Vina

1 hari lalu

Warga Muhammadiyah saat menggelar salat Idulfitri 1444 Hijriah di tengah guyuran hujan diPP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 21 April 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
PP Muhammadiyah Ungkap Isi Pertemuan dengan Saka Tatal, Eks Narapidana Pembunuhan Vina

PP Muhammadiyah membuka isi pertemuan dengan Saka Tatal, mantan terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam.


Saksi Mata Asal Bekasi Ungkap Detik-detik Kejadian Kasus Vina Cirebon

1 hari lalu

DPO pembunuh Vina, Pegi alias Perong. FOTO/Instagram/humaspoldajabar
Saksi Mata Asal Bekasi Ungkap Detik-detik Kejadian Kasus Vina Cirebon

Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya di Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 lalu kembali menjadi sorotan publik. Berikut keterangan saksi mata.


Penjelasan Pemuda Asal Bekasi yang Diperiksa Polda Jabar soal Pegi, Buronan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

1 hari lalu

Foto diduga Pegi alias Perong dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon. Dok.Polda Jawa Barat
Penjelasan Pemuda Asal Bekasi yang Diperiksa Polda Jabar soal Pegi, Buronan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Aep mengatakan saat penangkapan pertama kasus Vina Cirebon, Pegi tak ada di lokasi.


Saka Tatal Mantan Terpidana Pembunuhan Vina Datangi PP Muhammadiyah Hingga Komisi III DPR

2 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com
Saka Tatal Mantan Terpidana Pembunuhan Vina Datangi PP Muhammadiyah Hingga Komisi III DPR

Saka Tatal, mantan narapidana pembunuhan Vina bersama dengan pengacaranya, Titin Prialianti menemui sejumlah PP Muhammadiyah hingga Komisi III DPR.


Pegi Buronan Pembunuh Vina dan Eky Mengganti Namanya Jadi Robi

2 hari lalu

Foto diduga Pegi alias Perong dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon. Dok.Polda Jawa Barat
Pegi Buronan Pembunuh Vina dan Eky Mengganti Namanya Jadi Robi

Satu buronan pembunuh Vina dan Eky yaitu Pegi, sempat berganti nama menjadi Robi. Diduga sebagai otak yang mendalangi pembunuhan.


Satu Saksi Kasus Pembunuhan Vina Ajukan Perlindungan ke LPSK

2 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Satu Saksi Kasus Pembunuhan Vina Ajukan Perlindungan ke LPSK

LPSK tetap terbuka bila ada saksi atau korban yang mengajukan perlindungan dalam kasus pembunuhan Vina yang terjadi 8 tahun lalu di Cirebon.


Pegi, Buronan Pembunuh Vina dan Eky Cirebon 2016, Ditangkap Polisi

3 hari lalu

DPO pembunuh Vina, Pegi alias Perong. FOTO/Instagram/humaspoldajabar
Pegi, Buronan Pembunuh Vina dan Eky Cirebon 2016, Ditangkap Polisi

Polda Jawa Barat berhasil menangkap 1 DPO pembunuhan Vina dan Eky Cirebon atas nama Pegi alias Perong di Kota Bandung.


Cerita Warga Pantura Tangerang Pindah ke Kampung Relokasi Setelah Tergusur Pengembangan Kawasan PIK 2

3 hari lalu

 Suasana kompleks perkampungan relokasi warga tergusur PIK 2 di kampung Tanjungan, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Tempo/ Joniansyah Hardjono
Cerita Warga Pantura Tangerang Pindah ke Kampung Relokasi Setelah Tergusur Pengembangan Kawasan PIK 2

Samid pindah ke kampung baru di Tangerang karena rumah lamanya tergusur pengembangan kawasan Pantai Indah Kosambi atau PIK 2.