Wakapolri Gatot Eddy: Lepas Ego Sektoral dalam Tangani Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyampaikan pidato saat apel Bakti Sosial Serentak di Lapangan Baharkam Polri, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyampaikan pidato saat apel Bakti Sosial Serentak di Lapangan Baharkam Polri, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian RI atau Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengajak semua untuk melepas ego sektoral dalam menangani pandemi Covid-19.

    "Lepaskan ego sektoral, penanganan penularan Covid-19 merupakan kerja bersama," kata Gatot Eddy ketika mengunjungi Balaikota Depok, Selasa, 25 Agustus 2020.

    Gatot juga mengajak semua pihak mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan seperti menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

    Baca juga : Manajemen Ancol Sebut Perusahaan Rugi Rp 146 Miliar, Proyek Reklamasi Dilanjutkan

    "Jadikan masker sebagai pendamping sehari-hari untuk mencegah penularan COVID-19," katanya.

    Dikatakannya penularan Covid-19 ini tidak mengenal status manusia apakah dia TNI, Polri, pelajar, ustadz semuanya bisa tertular.

    Ia mengatakan sejak 24 Agustus 2020 Kota Depok telah berubah statusnya menjadi zona oranye sebelumnya sempat menjadi zona merah.

    Untuk itu Wakapolri Gatot meminta kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  dapat mendukung Pemerintah Kota (Pemkot), mengkampanyekan gerakan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

    Ia mengajak Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan, Kepala Dinas, mendukung semua kebijakan agar penyebaran Covid-19 bisa diputus. "Mari kita wujudkan zero COVID-19 di perkantoran masing-masing," ajak dia.

    Selain itu, Eddy juga mengimbau kepada seluruh instansi dan lapisan masyarakat di Kota Depok agar aktif melakukan kampanye gerakan bermasker.

    "Penggunaan masker ini jangan sampai lepas, masker ini wajib bagi setiap orang, siapa pun juga harus pakai masker. Dengan pemakaian masker ini akan bisa meminimalisir penyebaran Corona," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.