Novel: Di Forum Internasional, KPK Disebut dalam Kondisi Lemah

Penyidik KPK Novel Baswedan (kiri) menyapa awak media usai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap dirinya di Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020. Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penyerangan Novel Baswedan Jumat dinihari dengan menggunakan pemeran pengganti. ANTARA/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengisahkan perbincangannya dengan perwakilan negara-negara dalam forum penghargaan antikorupsi internasional di Malaysia pada Februari 2020.

Di forum itu, kata Novel, beberapa petinggi organisasi antikorupsi internasional menyebut KPK sekarang dalam kondisi paling lemah.

"Mereka mengikuti bahwa sekarang ini KPK sedang dalam kondisi yang paling lemah menurut mereka. Mereka katakan itu," kata Novel dalam siaran langsung di akun Instagram Amnesty Internasional Indonesia, Sabtu 11 April 2020.

Kendati demikian, Novel mengatakan forum internasional ini tetap berharap Indonesia khususnya KPK terus berjuang melawan korupsi. Organisasi-organisasi antikorupsi internasional ini, dengan pengaruh mereka, juga akan menyuarakan kepada pemerintah Indonesia soal penegakan hukum dan antikorupsi.

Menurut Novel, dua hal ini menjadi penting karena merupakan dasar dari tatanan pemerintahan. "Kalau kita membicarakan antikorupsi dan penegakan hukum itu kita bicara tentang hal mendasar di tatanan pemerintahan," kata dia.

Pada 11 Februari 2020 Novel mendapatkan penghargaan antikorupsi dari Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF). Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia.






Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

15 jam lalu

Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengatakan, telah menerima tiga laporan soal penanganan KPK terhadap Lukas Enembe.


KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

15 jam lalu

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

KPK memanggil 8 saksi yang dianggap mengetahui pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe.


KPK Ungkap Sulitnya Lakukan Pencegahan Korupsi di Pelabuhan

17 jam lalu

KPK Ungkap Sulitnya Lakukan Pencegahan Korupsi di Pelabuhan

KPK menemukan ada 16 entitas yang hidup di pelabuhan. Dampaknya adalah lambannya proses administrasi barang di pelabuhan.


KPK Panggil Dito Mahendra Jadi Saksi Kasus Nurhadi Pekan Depan: Berharap Kooperatif

23 jam lalu

KPK Panggil Dito Mahendra Jadi Saksi Kasus Nurhadi Pekan Depan: Berharap Kooperatif

KPK menjadwalkan panggilan pada Dito Mahendra sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU yang menjerat eks Sekretaris MA Nurhadi


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

KPK mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam memberantas korupsi dan meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.


Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

1 hari lalu

Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

KPK kembali mengagendakan pemeriksaan saksi dalam kasus suap Hakim Agung Gazalba Saleh.


KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

1 hari lalu

KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat tersangka.


Indeks Presepsi Korupsi Anjlok, Jokowi Janji Bakal Evaluasi

1 hari lalu

Indeks Presepsi Korupsi Anjlok, Jokowi Janji Bakal Evaluasi

KPK telah bersurat kepada Presiden Jokowi untuk merekomendasikan memperkuat pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Peneliti Sebut Komitmen Pemerintah Lemah

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Peneliti Sebut Komitmen Pemerintah Lemah

Melorotnya angka Indeks Persepsi Korupsi Indonesia dinilai sebagai cerminan lemahnya komitmen pemberantasan korupsi dari pemerintah.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, TII Singgung Lemahnya Penegakan Hukum

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, TII Singgung Lemahnya Penegakan Hukum

TII menilai lemahnya penegakan hukum menjadi salah satu penyebab menurunnya indeks persepsi korupsi Indonesia.