Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Soal Hukum Muslim Ucapkan Selamat Natal, Begini Kata MUI

Reporter

image-gnews
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid saat ditemui usai menghadiri open house Oesman Sapta Odang di kediamannya di Jalan Karang Asem Utara Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan. Dewi Nurita/Tempo.
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid saat ditemui usai menghadiri open house Oesman Sapta Odang di kediamannya di Jalan Karang Asem Utara Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan. Dewi Nurita/Tempo.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum mengeluarkan fatwa mengenai hukum muslim mengucapkan Natal. Ia mengatakan MUI mengembalikan pilihan mengucapkan Natal atau tidak kepada masing-masing individu.

"MUI mengembalikan masalah ini kepada umat Islam untuk mengikuti pendapat ulama yang sudah ada sesuai dengan keyakinannya," kata Zainut kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 25 Desember 2018.

Baca: Alasan PSI Instruksikan Kader Muslim Ucapkan Selamat Natal

Zainut mengatakan terdapat perbedaan pandangan para ulama dalam menilai masalah ucapan Natal. Ada ulama yang melaran, namun ada juga yang mebolehkan.

MUI, kata Zainut, menghormati pendapat ulama yang menyatakan bahwa mengucapkan selamat Natal itu hukumnya haram atau dilarang oleh agama. Hal itu didasarkan pada argumentasi bahwa mengucapkan selamat Natal itu bagian dari keyakinan agamanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: Ma'ruf Amin: MUI Tak Pernah Keluarkan Fatwa Larangan Ucapan Natal

Sebaliknya, kata Zainut, MUI juga menghormati pendapat ulama yang menyatakan mengucapkan selamat Natal itu hukumnya mubah atau boleh dan tidak dilarang oleh agama karena didasarkan pada argumentasi bahwa hal itu bukan bagian dari keyakinan agama. Melainkan sebatas memberikan penghormatan atas dasar hubungan kekerabatan, bertetangga dan relasi antarumat manusia.

"MUI mengimbau kepada masyarakat untuk arif dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat tersebut dan tidak menjadikan polemik yang justru bisa mengganggu harmoni hubungan antarumat beragama," kata Zainut.

MUI pun meminta seluruh masyarakat Indonesia agar terus menjaga dan memelihara ukhuwah atau persaudaraan di antara sesama anak bangsa. Baik persaudaraan ke-Islaman, persaudaraan atas dasar kemanusiaan maupun persaudaraan kebangsaan. "Demi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan harmonis," kata Zainut.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Panglima TNI Klaim Peran Multifungsi Sudah Tertuang dalam Undang-undang

22 jam lalu

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas persetujuan penerimaan hibah Alpalhankan dari luar negeri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Panglima TNI Klaim Peran Multifungsi Sudah Tertuang dalam Undang-undang

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerangkan soal peran multifungsi instansi militer yang pernah disebutkannya sudah sesuai undang-undang.


MUI Sarankan Indonesia Siapkan Diplomasi Jalur Kedua untuk Bela Palestina, Apa Itu?

2 hari lalu

Ratusan massa menggelar aksi bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Sabtu, 8 Juni 2024. Massa aksi membawa bendera hitam dan putih dan kain hiam Panjang bertuliskan kalimat syahadat yang dibentangkan di depan Kedubes AS. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
MUI Sarankan Indonesia Siapkan Diplomasi Jalur Kedua untuk Bela Palestina, Apa Itu?

MUI menyayangkan ada pihak-pihak yang memanfaatkan penderitaan rakyat Palestina untuk melancarkan agenda khilafah.


Hari Idul Adha Beda 1 Hari dengan Arab Saudi, MUI: Tidak Menganggu Ibadah

7 hari lalu

Petugas LDII NTB bersama BMKG Stasiun Geofisika Mataram dan Kanwil Kementerian Agama NTB memantau hilal Ramadhan melalui teleskop di pantai Loang Baloq, Mataram, NTB, Selasa, 9 April 2024. Tim Gabungan Rukyatul Hilal 1 Syawal 1445 Hijriah di NTB menyatakan tidak dapat melihat hilal karena tertutup awan. ANTARA/Dhimas Budi Pratama
Hari Idul Adha Beda 1 Hari dengan Arab Saudi, MUI: Tidak Menganggu Ibadah

Perbedaan penetapan 1 Dzulhijjah dan Idul Adha antarnegara tidak akan menganggu ibadah umat Islam.


MUI Haramkan Salam Lintas Agama, Setara Institute: Bertentangan dengan Praktik Pemajuan Toleransi

9 hari lalu

Seorang umat Kristen bersalaman dengan umat Islam dalam acara safari Natal lintas agama dan kepercayaan di Keuskupan Agung Semarang, Jawa Tengah, Senin, 25 Desember 2023. Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat lintas agama dan kepercayaan di kota tersebut bertujuan untuk menumbuhkan dan mempererat tali silaturahim, kerukunan serta kedamaian antarumat dalam perayaan Natal 2023. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
MUI Haramkan Salam Lintas Agama, Setara Institute: Bertentangan dengan Praktik Pemajuan Toleransi

Setara Instutute menyayangkan fatwa MUI yang mengharamkan salam lintas agama dan ucapan selamat hari raya lintas agama oleh umat Islam.


Ijtima Fatwa MUI: Youtuber dan Selebgram Muslim Wajib Bayar Zakat Mal, Rinciannya?

11 hari lalu

Ilustrasi
Ijtima Fatwa MUI: Youtuber dan Selebgram Muslim Wajib Bayar Zakat Mal, Rinciannya?

Dalam Itjima Ulama VIII tetapkan fatwa MUI bahwa youtuber, selebgram, TikToker yang meraup pendapatan wajib hukumnya mengeluarkan zakat.


Respons Guru Besar UIN dan PBNU soal Fatwa MUI terkait Salam Lintas Agama

12 hari lalu

Logo MUI (Majelis Ulama Indonesia). mui.or.id
Respons Guru Besar UIN dan PBNU soal Fatwa MUI terkait Salam Lintas Agama

Fatwa MUI soal salam lintas agama mendapat respons dari Guru Besar UIN dan PBNU. Apa tanggapan mereka terkait hal itu?


Respons PBNU Soal Polemik Salam Lintas Agama

12 hari lalu

Logo Nahdlatul Ulama. nu.or.id
Respons PBNU Soal Polemik Salam Lintas Agama

PBNU menegaskan belum pernah melakukan kajian mendalam perihal masalah salam lintas agama.


Penjelasan MUI soal Salam Lintas Agama Bukan Implementasi dari Toleransi

13 hari lalu

Ketua MUI Anwar Iskandar (kanan) bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga  (kiri) menandatangani nota kesepahaman tentang sinergitas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di sela halal bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024.  ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Penjelasan MUI soal Salam Lintas Agama Bukan Implementasi dari Toleransi

Forum Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII memutuskan bahwa mengucapkan salam lintas agama bukan implementasi dari toleransi.


Bahas Takdir Tuhan, Ma'ruf Amin Berseloroh Ingin Jadi Anak Presiden Jika Diizinkan

14 hari lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan delegasi Arab Saudi pada keberangkatan jamaah calon haji di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 31 Mei 2024. Dalam kunjungan tersebut Wakil Presiden Maruf Amin meninjau langsung proses pelayanan Makkah Route untuk jamaah calon haji. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho.
Bahas Takdir Tuhan, Ma'ruf Amin Berseloroh Ingin Jadi Anak Presiden Jika Diizinkan

Ma'ruf Amin bercerita perjalanannya di MUI sampai menjadi wakil presiden. Dimulai dari jabatannya yang paling bawah.


Fatwa MUI Tetapkan Youtuber dan Influencer Wajib Bayar Zakat Mal

15 hari lalu

Moana, putri Ria Ricis dan Teuku Ryan merayakan ulang tahun yang pertama, Minggu, 30 Juli 2023/Foto: Instagram/Ria Ricis
Fatwa MUI Tetapkan Youtuber dan Influencer Wajib Bayar Zakat Mal

MUI menetapkan bahwa Youtuber dan influencer internet atau yang biasa dikenal sebagai selebgram muslim wajib untuk membayar zakat mal atau zakat harta