Jembatan Widang-Babat Ambruk, Polri Dalami Unsur Kelalaian

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengevakuasi truk di lokasi jembatan Widang yang runtuh, Tuban, Jawa Timur, 17 April 2018. Ambrolnya Jembatan Widang-Babat mengakibatkan kemacaten panjang, polisi mengimbau warga dari arah Lamongan yang hendak ke Tuban mengambil jalur Bojonegoro. ANTARA/Aguk Sudarmojo

    Petugas mengevakuasi truk di lokasi jembatan Widang yang runtuh, Tuban, Jawa Timur, 17 April 2018. Ambrolnya Jembatan Widang-Babat mengakibatkan kemacaten panjang, polisi mengimbau warga dari arah Lamongan yang hendak ke Tuban mengambil jalur Bojonegoro. ANTARA/Aguk Sudarmojo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI akan melakukan penyidikan peristiwa ambruknya jembatan Widang-Babat di perbatasan Kabupaten Lamongan dan Tuban, Jawa Timur.

    "Karena sudah memakan korban jiwa, tentu Polri sudah punya wewenang untuk menyelidikinya tanpa harus ada permintaan dari kementerian," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri pada Kamis, 19 April 2018.

    Baca: Tuban Minta Pemerintah Pusat Lekas Perbaiki Jembatan Widang-Babat

    Jembatan Widang-Babat yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dan Tuban, Jawa Timur, ambruk pada Selasa, 17 April 2018 sekitar pukul 10.30. Saat itu, tengah melintas empat kendaraan, yakni satu unit dump truk, dua unit truk tronton, dan satu unit sepeda motor.

    Peristiwa ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yaitu sopir truk. Sedangkan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

    Baca: Tangani Jembatan Widang Ambruk, Menteri PU Kirim Kerangka Baja

    Menurut Setyo, pihaknya akan mendalami apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dalam peristiwa tersebut. Jika unsur pidana terpenuhi, kata dia, maka Polri akan melanjutkan pemeriksaan.

    Selain itu, Setyo mengharapkan adanya pemeriksaan terhadap kondisi jembatan lain menjelang arus mudik Lebaran. "Audit ini kami minta kepada Kemen PUPR agar memeriksa kembali seluruh kondisi jembatan," kata dia.

    Baca: Jembatan Widang-Babat Ambruk, Politikus PKS: Pemerintah Lalai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.