Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ada Kader dan non Kader, Ini 6 Sosok yang Masuk Bursa Pilkada Jakarta dari PDIP

image-gnews
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Ketua DPR RI Puan Maharani menyalakan obor perjuangan saat pembukaan Rapat Kerja Nasional V PDIP di Ancol, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2024.  (TEMPO/ Febri Angga Palguna).
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Ketua DPR RI Puan Maharani menyalakan obor perjuangan saat pembukaan Rapat Kerja Nasional V PDIP di Ancol, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2024. (TEMPO/ Febri Angga Palguna).
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengumumkan nama-nama untuk bursa bakal calon Pilkada Jakarta. Pengumuman itu disampaikan Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga. Sejumlah kader dan non kader ada dalam daftar itu, mereka adalah Djarot Syaiful Hidayat, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Hendrar Prihadi, Tri Rismaharini, dan Andika Perkasa.

"Kan sudah disampaikan Pak Sekjen ada 8 nama. Apakah Mas Djarot termasuk di 8 nama itu, kira-kira begitu kan, nah termasuk ini saya jawab saja. Tapi ini perbincangan kami, sekali lagi ini masih perbincangan kami. Ada Mas Djarot dan ada Pak Ahok," ujar Eriko di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2024.

Di samping itu, menurut Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah PDIP DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, nama-nama seperti Sri Mulyani, Tri Rismaharini, Andika Perkasa, dan Ady Wijaya telah muncul dalam pembicaraan internal dan publik. Meskipun demikian, keputusan akhir akan ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat PDIP setelah tahap penyaringan.

Berikut adalah profil singkat dari para politisi dan tokoh PDIP yang masuk daftar bursa Pilkada 2024.

1. Basuki Tjahaja Purnama

Pria yang akrab disapa Ahok ini lahir di Manggar, Belitung Timur, pada tanggal 29 Juni 1966. Perjalanan kariernya dimulai sebagai Direktur Eksekutif Center for Democracy and Transparency (CDT 3.1) dan Direktur PT Nurindra Ekapersada sejak 1992.

Ia terjun ke politik nasional sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar (2009-2012). Ahok kemudian menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta (2012-2014) dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta (2014-2017). Pada 2019, ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina hingga mengundurkan diri pada Februari 2024.

2. Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati adalah seorang ekonom dan politisi Indonesia yang lahir pada 26 Agustus 1962 di Bandar Lampung, Lampung. Ia menjadi wanita pertama dari Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia sejak 1 Juni 2010, setelah sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu.

Dikutip dari ekon.go.id, sebelum terjun ke dunia politik, Sri Mulyani terkenal sebagai seorang pengamat ekonomi, dan menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI).

3. Andika Perkasa

Seorang tokoh militer yang lahir pada 21 Desember 1964 di Bandung, Jawa Barat. Setelah meniti karir dari subaltern hingga mencapai pangkat jenderal, ia memegang berbagai posisi kunci dalam militer, termasuk Panglima Kodam, Panglima Pendidikan dan Latihan Doktrin Angkatan Darat, serta Kepala Staf Angkatan Darat. Sebelumnya, ia pernah menjadi Panglima TNI periode 2021-2022 menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

4. Djarot Saiful Hidayat

Djarot Saiful Hidayat lahir di Magelang pada 6 Juli 1962. Sebagai anak tentara, ia tumbuh dengan berpindah-pindah kota seperti Malang, Surabaya, dan Mojokerto. Djarot menyelesaikan pendidikan dari Universitas Brawijaya hingga memperoleh gelar Magister di Universitas Gadjah Mada.

Terjun dalam politik, ia menjadi Walikota Blitar sejak 2000 hingga 2010, dikenal karena kebijakan penataan kota yang berhasil meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warganya. Setelah itu, ia aktif dalam partai dan menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Saat ini, Djarot tetap aktif di politik dan menjadi anggota DPR/MPR RI dari PDI Perjuangan.

5. Tri Rismaharini

Lahir di Kediri pada 20 November 1961, Risma merupakan salah satu tokoh yang dikenal dalam dunia pemerintahan di Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan arsitektur di ITS Surabaya pada 1987, Risma memulai karier sebagai birokrat di Surabaya.

Dari Kepala Seksi Tata Ruang hingga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Risma terus meniti karier hingga menjadi Walikota Surabaya dari tahun 2010 hingga 2020. Dilansir dari laman Kemensos, pada 2020, Risma diangkat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia dan masih menjabat hingga saat ini.

6. Hendrar Prihadi

Hendrar Prihadi memulai karier politiknya sebagai anggota DPRD Jateng pada 2009. Setahun kemudian, Hendrar terpilih sebagai Wakil Wali Kota Semarang. Pada 2016, ia dilantik sebagai Wali Kota Semarang setelah mendapat dukungan 46,46 persen pemilih dalam Pemilihan Wali Kota Semarang 2015. Pria yang akrab disapa Hendi ini kembali maju sebagai calon petahana pada Pemilihan Wali Kota Semarang 2020.

PUTRI SAFIRA PITALOKA | EKA YUDHA SAPUTRA

Pilihan Editor: Kata Pengamat Soal Plus Minus Anies Baswedan Maju di Pilkada Jakarta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

APBN 2024 Alami Kenaikan Defisit, Sri Mulyani akan Gunakan Saldo Anggaran Lebih

4 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditemui usai rapat kerja bersama Banggar DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 8 Juli 2024. Tempo/Annisa Febiola.
APBN 2024 Alami Kenaikan Defisit, Sri Mulyani akan Gunakan Saldo Anggaran Lebih

Dalam rapat tersebut Sri Mulyani menjelaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 akan mengalami kenaikan defisit yang menyentuh 2,7 %


Jusuf Hamka Bilang Namanya Konsisten Muncul di 6 Survei Internal Golkar untuk Pilkada Jakarta

4 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Jusuf Hamka Bilang Namanya Konsisten Muncul di 6 Survei Internal Golkar untuk Pilkada Jakarta

Jusuf Hamka mengaku Airlangga memerintahkan dirinya maju di Pilgub Jakarta karena memiliki elektabilitas yang bisa membantu Kaesang.


Penjelasan Waketum PBNU soal Marahi Jusuf Hamka agar Maju di Pilgub Jakarta

5 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Penjelasan Waketum PBNU soal Marahi Jusuf Hamka agar Maju di Pilgub Jakarta

Jusuf Hamka menyebut Hilal memintanya menerima tawaran Airlangga itu. Oleh sebab itu, Hamka mengiyakan untuk maju di Pilgub Jakarta.


Dilirik Golkar Maju Pilkada Jakarta, Jusuf Hamka Sebut Dirinya Tak Bisa Disuap

5 jam lalu

Mohamad Jusuf Hamka (tengah) berdoa saat pemakaman tokoh Jawa Barat Solihin Gautama Purwanagara di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, 5 Maret 2024. Solihin GP wafat pada usia 97 tahun di RS Advent. Solihin GP pernah menjabat Panglima Kodam XIV/Hasanudin 1964-1968, Gubernur Jawa Barat 1970-1975, Gubernur Akabri Umum dan Darat 1968-1970, anggota DPA 1992-1997, dan anggota MPR 1998. TEMPO/Prima mulia
Dilirik Golkar Maju Pilkada Jakarta, Jusuf Hamka Sebut Dirinya Tak Bisa Disuap

Jusuf Hamka menaruh ikat pinggang tanpa merek itu di atas meja makan. "Nih, gesper Rp 25 ribu," kata Jusuf.


Penjelasan Lengkap PSI soal Wacana Duet Kaesang-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta

6 jam lalu

Tangkapan Layar - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman. ANTARA/Youtube/Partai Solidaritas Indonesia/Agatha Olivia Victoria.
Penjelasan Lengkap PSI soal Wacana Duet Kaesang-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menjelaskan ihwal wacana duet Kaesang- Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta.


Cerita Jusuf Hamka Dimarahi Waketum PBNU agar Terima Tawaran Maju Pilkada Jakarta

7 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Cerita Jusuf Hamka Dimarahi Waketum PBNU agar Terima Tawaran Maju Pilkada Jakarta

Golkar menyiapkan Jusuf Hamka sebagai calon wakil Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta.


Respons Jusuf Hamka soal Gantikan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

7 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Respons Jusuf Hamka soal Gantikan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Jusuf Hamka juga mengungkap bahwa dirinya telah membangun Kabupaten Sumedang dalam bentuk infrastruktur jalan sepanjang 62 kilometer.


Siap Lawan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Maju Tak Gentar

8 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Siap Lawan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, Jusuf Hamka: Maju Tak Gentar

Jusuf Hamka mengatakan akan siap menerima hasil apa pun ketika memang dirinya resmi menjadi kandidat dalam Pilgub Jakarta.


Calon-calon yang Diusung PKS di Pilkada Banten-DKI-Jabar, Ada Kader Gerindra

8 jam lalu

Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera atau DPP PKS menggelar acara Tebar Kurban di kantor DPP PKS, Selasa, 18 Juni 2024. (Dari kiri ke kanan) Bendahara PKS Mahfudz Abdurrahman, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Calon-calon yang Diusung PKS di Pilkada Banten-DKI-Jabar, Ada Kader Gerindra

Dari daftar calon yang diusung, hanya Anies Baswedan dan Andra Soni yang bukan kader PKS.


Fakta-fakta Jusuf Hamka Berpeluang Dampingi Kaesang di Pilgub Jakarta, Langkah Kuda Golkar?

16 jam lalu

Airlangga Sodorkan Jusuf Hamka, Jika Kaesang Maju Pilkada Jakarta
Fakta-fakta Jusuf Hamka Berpeluang Dampingi Kaesang di Pilgub Jakarta, Langkah Kuda Golkar?

Jusuf Hamka mengaku baru mengetahui disiapkan Golkar untuk calon pendamping Kaesang Pangarep di Pilgub Jakarta.