Berikut Ini Nama 122 Penumpang Hercules Jatuh di Medan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI AU berdiri disamping peti jenazah prajurit TNI yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 saat proses pengembalian jenazah korban di Lanud Soewondo Medan, Sumatera Utara, 1 Juli 2015. ANTARA/Septianda Perdana

    Prajurit TNI AU berdiri disamping peti jenazah prajurit TNI yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 saat proses pengembalian jenazah korban di Lanud Soewondo Medan, Sumatera Utara, 1 Juli 2015. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.COMedan - TNI Angkatan Udara merilis nama-nama penumpang pesawat Hercules C-130 yang jatuh di kawasan Padang Bulan, tepatnya di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa, 30 Juni 2015.

    Di sela persemayaman jenazah korban di hanggar Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, Rabu, 1 Juni 2015, Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Medan Mayor Sus Jhoni Tarigan mengatakan jumlah penumpang secara keseluruhan sebanyak 122 orang, terdiri atas 39 prajurit TNI (33 TNI AU dan 6 TNI AD), serta 83 penumpang sipil yang merupakan keluarga TNI.

    Berikut ini nama sebagian penumpang Hercules C-130 yang jatuh di Medan.

    Prajurit TNI:

    1. Pelda Warsito
    2. Serda Ando Dandi
    3. Sertu Irianto Sili
    4. Kopda Mujiman
    5. Kopda Saryanto
    6. Kopda Dani Setyo
    7. Kopda Eria Ageng
    8. Pratu Sepridoni
    9. Pratu Warsianto
    10. Pratu Rudi Haryono
    11. Pratu Ardianto W.
    12. Lettu Tek Rachmad S.
    13. Serka Kaliman
    14. Serka Sutrisno
    15. Sertu Aang Subarya
    16. Serda Syamsir W.
    17. Peltu Mulyono
    18. Letda Kal Bayu Perdana
    19. Letda Kal Agus Sriyadi
    20. Serda Agung
    21. Kapten Pnb Sandi Permana
    22. Lettu Pnb Pandu Setiawan
    23. Letda Pnd Dian Sukma P.
    24. Kapten Nav Riri Setiawan
    24. Serma Bambang H.
    25. Peltu Ibnu Kohar
    26. Pelda Andik Supriyadi
    27. Pelda Parijo
    28. Peltu Ngateman
    29. Peltu Yahya Komari
    30. Pelda Agus P.
    31. Prada Alvian
    32. Lettu C.P.N. Heri Saputro
    33. Serda Ainul Abidin
    34. Serka Lutfi
    35. Serda Joko
    36. Serda Nofik
    37. Serda Sri Febdri

    Sipil:
    1. Atiyah
    2. Arika
    3. Melita
    4. Zufan
    5. Yuliani Verawati
    6. Tarlin Sinaga
    7. Ester Yosephine Sihombing
    8. Adelina Tobing
    9. Nurmala M. Sipayung
    10. Monang Saut Situmorang
    11. Jariman Sinurat
    12. Sahatan Sinurat
    13. Frislin Sitanggang
    14. Ivan Ganda Tua Situmorang
    15. Risma Purba
    16. Heriati
    17. Irma Anggraeni
    18. Sahat Sinaga
    19. Rasiah Purba
    20. Eirine M. Sinaga
    21. Like Simbolon
    22. Agus Salim
    23. T. Boru Hutagaol
    24. Eka Purnama Sari
    25. Indriana Siahaan
    26. Novitasari Manalu
    27. Azura, Arjuna
    28. Azifra
    29. Marlis
    30. Siti Halimah
    31. Intan Ari S.
    32. Sahra
    33. Musyawir
    34. Urai Sri Ramdania
    35. Kakminto
    36. Alvin Syahroni
    37. Sariah
    38. Lusianti Riane
    39. Biasmi
    40. Rosmiyanti
    41. Ervina Agnes Rumambie
    42. Selfi Martiane
    43. Bobi Chandra
    44. Anggi
    45. M. Nasir
    46. Sugiono
    47. Roslinawati
    48.Oktodarmizon
    49. Rubianto
    50. Defri
    51. Wahyu Rezqi Saputra
    52. Anand Andhika Fitra
    53. Renaldi
    54. Rezki Budy Prakasa
    55. Wan Despita
    56. Tri Astuti Indah Sari
    57. Rully S., Renny S.
    58. Arifin Suharno
    59. Rusti, Nurhalimah
    60. Halimah Ros Rosita
    61. Sufiyah
    62. A.A. Perdana
    63. Sanda B.A.
    64. Eni B.S.
    65. Biakta Nugraha
    66. Wiliam Habijary
    67. Junita
    68. Wildan
    69. Armiyanti
    70. Anjar
    71. M. Arif Wicaksono
    72. Ananda Putri
    73. Leonardo
    74. Revaldo
    75. Messiliano
    76. Nahya Syifa
    77. Rizki Putri Ramadhan
    78. Jonathan
    78. X (4 tahun)

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.