Achmad Setyo Pudjoharsoyo akan Gantikan Nurhadi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Achmad Setyo Pudjoharsoyo. Foto: pn-jakartabarat.info

    Achmad Setyo Pudjoharsoyo. Foto: pn-jakartabarat.info

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Istana Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo akhirnya mengungkapkan nama pengisi Sekretaris Mahkamah Agung yang baru, menggantikan Nurhadi. Adapun namanya adalah Achmad Setyo Purdjoharsoyo. "Ya, benar, Achmad Setyo Pudjoharsoyo sebagai Sekretaris MA," ujar Johan Budi saat dimintai konfirmasi, Senin, 6 Februari 2017.

    Baca:
    KPK Kembali Periksa Nurhadi dalam Kasus Suap Lippo
    KPK Pakai Sprindik Eddy Sindoro Untuk Jerat Nurhadi

    Sebagaimana telah diberitakan, Pudjo mengisi posisi Sekretaris MA karena Nurhadi telah mengundurkan dari dari Mahkamah Agung pada Agustus 2016 lalu. Adapun ia mengundurkan diri karena terseret perkara suap panitera di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang berkaitan dengan pengurusan sejumlah perkara kasasi Grup Lippo.

    Johan melanjutkan bahwa Presiden menimbang banyak hal sebelum menetapkan Pudjo sebagai pengganti Nurhadi. Meski tak menyebutkan apa saja hal yang dipertimbangkan tersebut, Johan mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo melihat Pudjo sebagai kandidat Sekretaris MA terbaik dari yang diusulkan Tim Pansel MA.

    Baca juga:
    Soal Turnamen Tenis Rp 3 M, Nurhadi: Nama Saya Dicatut
    Nurhadi Difasilitasi Pemeriksaan Kesehatan oleh Eddy Sindoro 

    Juru bicara Mahkamah Agung, Suhadi, juga membenarkan bahwa Pudjo sebagai Sekretaris MA yang baru. Dan, rencananya, akan dilantik besok pagi di Mahkamah Agung.

    Suhadi menambahkan, Pudjo memiliki tugas berat sebagai Sekretaris MA yang baru. Selain harus melaksanakan tugas pokok fungsi Sekretaris MA dengan sebaik mungkin, juga harus menunjukkan dirinya sebagai figur berintegritas agar tidak terseret perkara yang sama dengan Nurhadi.

    "Jangan sampai terseret perkara itu sudah pasti menjadi harapan kami. (Kasus Nurhadi) menjadi pelajaran bagi siapapun yang menjadi Sekretaris MA, tak hanya bagi Pudjo saja," ujar Suhadi mengakhiri.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.