Tak Sabar Antre Anggota DPR Dorong Petugas Bandara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang tujuan luar negeri diperiksa di Bandara Soekaeno Hatta, Jumat (19/2). Lolosnya penyelundupan narkoba melalui Soekarno-Hatta disebabkan tidak berjalannya lagi Airport Interduction antara Bea Cukai, Imigrasi dan BNN. Tempo/Rully Kesuma

    Penumpang tujuan luar negeri diperiksa di Bandara Soekaeno Hatta, Jumat (19/2). Lolosnya penyelundupan narkoba melalui Soekarno-Hatta disebabkan tidak berjalannya lagi Airport Interduction antara Bea Cukai, Imigrasi dan BNN. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Andi Taufan Tiro dituding melakukan tindakan tak terpuji mendorong petugas Bandara Soekarno-Hatta,Jakarta. Namun, anggota Komisi V DPR dari Partai Amanat Nasional ini membantah telah menampar petugas Bandara. “Tidak, saya tidak menampar. Saya hanya mendorong,” kata Andi ketika dihubungi, Rabu malam, 22 Februari 2012.

    Menurut Andi, insiden terjadi pada Rabu, Februari 2012 petang saat ia baru tiba di Soekarno-Hatta setelah menempuh penerbangan dariTokyo. Antrean panjang terjadi di pintu Imigrasi saat Magrib tiba. Dari tiga pintu kedatangan, hanya satu yang oleh petugas Bandara buka. ““Karena antrean panjang, maka saya berteriak “Buka dong satu lagi” kepada petugas,” kata Andi.

    Andi mengatakan setelah ia berteriak, satu lagi pintu terbuka. Ia kemudian berjalan ke arah pintu yang baru dibuka. Namun ada seorang petugas bandara yang mendatanginya dan menanyakan apakah ada masalah. Andi menjelaskan persoalan pintu tersebut. Petugas itu mengatakan bahwa saat itu sedang dalam pergantian petugas karena bersamaan dengan waktu salat. “Petugas kanbanyak masa mengatur waktu pergantian saja tidak bisa,” kata anggota Fraksi Partai Amanat Nasional itu.

    Saat ia terlibat percakapan dengan petugas pertama, ternyata ada lain yang menghampirinya. Andi mendorong petugas kedua itu dan mengatakan, “Saya hanya mau lewat.” Mendapat jawaban seperti itu, petugas pertama berusaha menghalangi Andi. “Bapak tidak boleh keluar, harus minta maaf dulu',” kata Andi, menirukan ucapan petugas tadi. Andi mengaku setelah itu minta maaf. Setelah menunjukkan paspor kepada petugas, ia pun pergi meninggalkan terminal bandara.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.