Ditelepon Megawati, Ma'ruf Amin: Saya Enak di Jalur Dakwah, Tapi

Presiden Jokowi (tengah) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan),Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan), Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin (kiri) dan tokoh ulama Banten Abuya Muhtadi bin Abuya Dimyati (kedua kiri) menghadiri Dzikir Kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 1 Agustus 2017. Dzikir Kebangsaan ini bertema Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden Joko Widodo atau Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin, mengatakan sempat ditelepon Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejam sebelum pengumuman cawapres. "Jam 5 sore, Ibu Mega menelepon saya menyampaikan maksudnya," kata Ma'ruf di Kantor PPP, Jumat, 10 Agustus 2018.

Baca: Maruf Amin Cawapres, PA 212 Tetap Ogah Dukung Jokowi

Ma'ruf Amin mengatakan bahwa dirinya lebih nyaman untuk berada di jalur dakwah. Namun apabila negara memanggil, Ma'ruf mengaku siap. "Saya kan sudah mengatakan, saya enak di jalur ini. Tetapi, kalau negara membutuhkan saya, saya siap," ujar dia.

Ketua Majelis Ulama Indonesia ini mengatakan tak mempunyai keinginan untuk menjadi cawapres. Ma'ruf sedari kecil disuruh untuk menjadi seorang kiai. "Saya memang tidak pernah berniat, berharap, menginginkan, atau berangan-angan untuk menjadi wakil presiden. Saya itu disuruh jadi kiai," ujar Ma'ruf.

Keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih Ma'ruf Amin menjadi calon wakil presiden pendampingnya di pemilihan presiden 2019, memang membuat terkejut banyak pihak. Sebab, sejak siang hari, Kamis, 9 Agustus 2018, nama cawapres yang mencuat bukanlah Ma'ruf Amin, melainkan Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu bahkan diketahui sudah mengurus berbagai persyaratan menjadi cawapres.

Baca juga: Wawancara Majalah Tempo, Blak-Blakan Maruf Amin Soal Fatwa Ahok

"Setelah melalui perenungan yang mendalam dan dengan mempertimbangkan masukan-masukan dan saran-saran dari berbagai elemen masyarakat, maka saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari partai-partai koalisi Indonesia Kerja, bahwa yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden 2019-2024 adalah Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin," ujar Jokowi di Restoran Plataran Menteng, Jakarta pada Kamis, 9 Agustus 2018.






Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

1 hari lalu

Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

Syekh Yusuf Al Qaradawi, ulama dan cendekiawan Mesir itu wafat pada Senin, 26 September 2022. Ia pernah datang ke kantor PBNU, ini pesannya.


Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

1 hari lalu

Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

Ma'ruf Amin melaporkan sejumlah poin yang dibahas dalam pertemuannya dengan PM Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Senin, 26 September 2022.


Wapres Ma'ruf Amin dan Pemimpin Dunia Hari Ini Ikuti Pemakaman Shinzo Abe

2 hari lalu

Wapres Ma'ruf Amin dan Pemimpin Dunia Hari Ini Ikuti Pemakaman Shinzo Abe

Wakil Presiden Ma'ruf Amin hari ini akan mengikuti pemakaman kenegaraan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang tewas dibunuh.


Wapres Ma'ruf Amin Bertolak ke Jepang Hadiri Pemakaman Shinzo Abe

4 hari lalu

Wapres Ma'ruf Amin Bertolak ke Jepang Hadiri Pemakaman Shinzo Abe

Senin, 26 September 2022, Ma'ruf Amin diagendakan melakukan courtesy call dengan PM Jepang Kishida Fumio di Istana Akasaka.


Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Perayaan Kelahiran Nabi Kongzi, Siapa Dia?

5 hari lalu

Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Perayaan Kelahiran Nabi Kongzi, Siapa Dia?

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri peringatan Hari Lahir Nasional Nabi Kongzi ke-2573 di Pontianak, kemarin. Siapakah dia?


Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan, Ma'ruf Amin: Harus Paham Jakarta

6 hari lalu

Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan, Ma'ruf Amin: Harus Paham Jakarta

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan calon penjabat Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan diharapkan bisa melanjutkan pembangunan hingga 2024.


Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

7 hari lalu

Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan kepada 93 kepala daerah kader PDIP. Pengarahan digelar ditengah situasi politik yang menghangat.


Ma'ruf Amin: Keberagaman Harus Kita Rawat, Jangan Terpecah Belah

7 hari lalu

Ma'ruf Amin: Keberagaman Harus Kita Rawat, Jangan Terpecah Belah

Terhadap berbagai potensi konflik yang dapat memecah persatuan dan kesatuan, Wapres Ma'ruf Amin berharap masyarakat tidak boleh lengah.


Dewan Kolonel Bantah Disebut Salahi AD/ART PDIP

7 hari lalu

Dewan Kolonel Bantah Disebut Salahi AD/ART PDIP

Dewan Kolonel membantah pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyatakan mereka menyalahi AD/ART PDIP.


Soal Dewan Kolonel PDIP, Hasto Kristiyanto: Tidak Sesuai dengan AD/ART Partai

7 hari lalu

Soal Dewan Kolonel PDIP, Hasto Kristiyanto: Tidak Sesuai dengan AD/ART Partai

Hasto Kristiyanto tetap membantah adanya Dewan Kolonel yang disebut sebagai kelompok pengusung Puan Maharani sebagai calon presiden.