Kata Partai Kabah Soal Poros Beijing dan Poros Mekah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PPP Arsul Sani bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berdoa saat memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. PPP menunjuk Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sebagai wakil Ridwan Kamil untuk mendampingi dalam Pilkada Jawa Barat 2018. ANTARA FOTO

    Sekjen PPP Arsul Sani bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berdoa saat memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. PPP menunjuk Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sebagai wakil Ridwan Kamil untuk mendampingi dalam Pilkada Jawa Barat 2018. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan tidak setuju dengan istilah Poros Beijing dan Poros Mekah. "PPP tidak akan tertarik untuk ikut dalam poros-poros yang istilahnya saja sudah insinuatif, yang menciptakan perpecahan anak bangsa," kata dia saat dihubungi, Rabu, 20 Juni 2018.

    Arsul menyatakan kalau nama poros kerakyatan, kebangsaan, atau keumatan itu bagus. "Tapi kalau misalnya Poros Beijing dan Poros Mekkah, itu istilah-istilah yang membuat melebarnya degradasi keterpihasan masyarakat yang berujung pada perpecahan anak-anak bangsa ini," tuturnya.

    Baca juga: Prabowo dan Amien Rais Bertemu Rizieq Shihab di Mekah

    Padahal, kata dia, nanti bakal timbul pertanyaan, memangya yang masuk di Poros Mekah semuanya Islam? Dan kalau memakai istilah itu apakah politik legislasinya pro dengan syariat Islam?

    Arsul mengaku mendengar istilah Poros Beijing dan Poros Mekah dari media. Saat ditanya apakah dia pernah mendengar dari pimpinan Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Syihab, dia menyatakan tidak pernah mendengar langsung dari Rizieq. "Makanya harus ditabayun dulu kepada Habib Rizieq apa benar dia menggunakan istilah itu."

    Baca juga: Belajar dari Pengalaman, Yusril Tak Ingin Ikut Manuver Amien Rais

    Sebelumnya diberitakan Sekretaris Jenderal Sekretariat Bersama (Sekber) Indonesia Muhammad Idrus mengatakan telah bertemu dengan Rizieq Shihab. Dalam pertemuan itu Rizieq menyinggung soal dua poros utama menjelang pemilihan presiden yaitu Poros Beijing dan Poros Mekah.

    Menurut Asrul, ia lebih setuju dengan penamaan poros atau koalisi kerakyatan, kebangsaan, dan keumatan. Saat ditanya apakah PPP pernah diajak bergabung dengan koalisi keumatan atau koalisi kerakyatan, dia menjawab komunikasi ada tetapi tidak diajak bergabung. "Karena semua partai politik sudah memahami bahwa posisi PPP di pemilihan presiden saat ini adalah posisi mendukung Pak Jokowi," ujarnya.

    Baca juga: Terinspirasi Mahathir, Amien Rais Berencana Maju Jadi Capres 2019


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.