UNBK SMA 2018: Jumlah Siswa 420, Sarana Komputer Hanya 50

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 5 Surabaya, Jawa Timur, 10 April 2017. ANTARA/Zabur Karuru

    Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 5 Surabaya, Jawa Timur, 10 April 2017. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Mimika - SMA Negeri 1 Mimika sebagai salah satu sekolah rujukan berstandar nasional di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, belum bisa menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Alasannya, fasilitas komputer untuk sekolah ini belum mencukupi untuk semua siswa.

    Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mimika Soro Batosau kepada Antara di Timika, Selasa, 10 April 2018, mengatakan sekolahnya masih menggelar ujian nasional kertas pensil (UNKP) sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

    "Sampai sekarang kami belum bisa menyelenggarakan UNBK karena fasilitas komputer tidak memadai. Kami hanya punya 50 unit komputer, sementara peserta ujian sebanyak 420 orang," jelas Soro.

    Baca: Sekolah yang Laksanakan UNBK di NTT Bertambah 200 Persen

    Keterbatasan fasilitas komputer itu membuat SMA Negeri 1 Mimika memutuskan tetap menggelar UN manual menggunakan kertas pensil. "Sangat fatal kalau kami memaksakan diri menggelar UNBK. Kalaupun dibagi tiga kelompok (shift) juga tidak memungkinkan sebab minimal kami punya 150 unit komputer. Beberapa unit komputer dipakai cadangan jika ada gangguan pada komputer yang lain," jelas Soro.

    Menurut dia, sejak beberapa tahun lalu SMA Negeri 1 Mimika sudah memperjuangkan pengadaan fasilitas tambahan komputer ke Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan Menengah Mimika.

    SMA Negeri 1 Mimika juga meminta bantuan ke Dinas Pendidikan Provinsi Papua serta Direktorat Jenderal Pendidikan SMA pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta.

    Soro berharap ke depan ada perhatian khusus dari pihak-pihak tersebut untuk melengkapi fasilitas komputer pada SMA Negeri 1 Mimika agar sekolah ini bisa menyelenggarakan UNBK. "Kami berharap demikian sebab SMA Negeri 1 Mimika merupakan sekolah rujukan berstandar nasional di Kabupaten Mimika," harapnya.

    UN tingkat SMA di Mimika yang dimulai pada Senin, 9 April hingga Kamis, 13 April diikuti 1.241 peserta yang tersebar pada 19 sekolah.

    Ketua Panitia Ujian nasional pada Dinas Pendidikan Mimika Manto Ginting mengatakan tahun ini terdapat delapan SMA di Mimika menyelenggarakan UNBK. Satu sekolah di antaranya yaitu SMA Negeri 5 Mimika melaksanakan UNBK dengan sistem offline. Sebanyak 11 sekolah lainnya termasuk SMA Negeri 1 Mimika masih menggelar ujian nasional dengan sistem manual kertas pensil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.