DPR Anggap Tindakan FPI terhadap Tempo Mengancam Kebebasan Pers

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemred Majalah Tempo, Arif Zulkifli (dua dari kiri), memberikan klarifikasi kepada ratusan massa Front Pembela Islam (FPI) yang berdemo di depan Kantor TEMPO Media Grup, Jakarta, 16 Maret 2018. Di atas mobil komando FPI terdapat juga Kepala Komunikasi Korporat Wahyu Muryadi dan Pemred Koran Tempo, Budi Setyarso. TEMPO/Subekti.

    Pemred Majalah Tempo, Arif Zulkifli (dua dari kiri), memberikan klarifikasi kepada ratusan massa Front Pembela Islam (FPI) yang berdemo di depan Kantor TEMPO Media Grup, Jakarta, 16 Maret 2018. Di atas mobil komando FPI terdapat juga Kepala Komunikasi Korporat Wahyu Muryadi dan Pemred Koran Tempo, Budi Setyarso. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi l DPR Andreas Pareira mengatakan tindakan anggota Front Pembela Islam (FPI) unjuk rasa di kantor Tempo di Palmerah, Jakarta, Jumat pekan lalu, 16 Maret 2018, mengancam kebebasan pers. "Jelas, tindakan ini mengancam kebebasan pers," kata Andreas, Selasa, 20 Maret 2018.

    Sekitar 200 anggota FPI meminta redaksi Tempo untuk meminta maaf atas publikasi kartun di Majalah Tempo yang dinilai menghina dan merendahkan pemimpin mereka, Rizieq Shihab. Saat diterima untuk bermediasi, seorang anggota FPI menggebrak meja dan melempar gelas air mineral ke tengah meja diskusi.

    Baca:
    Dewan Pers Menyesalkan Intimidasi FPI ... Sejumlah Organisasi Beri Dukungan Moral ...

    Intimidasi berlanjut saat Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Arif Zulkifli dipaksa keluar untuk meminta maaf di depan massa FPI. Saat Arif memberikan penjelasan di atas mobil, seorang yang diduga anggota FPI merebut dan melemparkan kacamata Arif ke tengah kerumunan massa.
    Anggota FPI yang berada di bawah mobil komando juga melempari Arif dengan gelas air mineral.

    Tindakan FPI terhadap Tempo, kata Andreas, merupakan tidak kekerasan terhadap media massa. "Dengan alasan apapun tidak dibenarkan."

    Baca juga:
    5 Hal yang Dianggap sebagai Intimidasi FPI ...
    Pemred Tempo Terima Perwakilan Unjuk Rasa FPI ...

    Andreas mengatakan sebaiknya FPI menempuh jalur hukum jika merasa keberatan dengan karikatur pada Majalah Tempo edisi 26 Februari 2018. "Silakan menggunakan saluran hukum apabila tidak setuju dengan pemberitaan media."

    Kekerasan, kata Andreas, merupakan tindakan kriminal. “Penegak hukum harus bertindak tegas terhadap pelaku tindakan kekerasan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.