Terlibat The Family MCA, Tara Asih Diberhentikan UII

Kamis, 1 Maret 2018 13:39 WIB

Tim Siber Bareskrim Mabes Polri menghadirkan tersangka yang tergabung dalam grup The Family Muslim Cyber Army (MCA) dalam rilis di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, 28 Februari. Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Siber Bareskrim Polri menungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta tidak memperpanjang kontrak Tara Asih Wijayani, anggota The Family Muslim Cyber Army (MCA), sebagai dosen tidak tetap di kampus itu sejak ditangkap polisi. “Karena penangkapan itu dia tidak dapat diperbantukan mengajar, otomatis tidak akan mengajar," kata Direktur Humas UII, Karina Utami Dewi, Kamis, 1 Maret 2018.

Karina menuturkan kontrak dosen tidak tetap di UII diperpanjang tiap semester. Kontrak Tara, ujar dia, sudah habis pada semester lalu. "Jika ada dosen yang berhalangan mengajar dengan alasan apapun, termasuk Bu TAW, SK pengangkatan akan diterbitkan atas nama penggantinya," kata dia.

Baca:
Anggota The Family MCA Tara Asih Dosen Tidak ...
Sebar Hoax, Komandan Grup The Family MCA ...

The Family MCA merupakan komplotan yang diduga menyebarkan isu provokatif dan bermuatan suku, ras, agama dan antar golongan (SARA) di media sosial. Mereka kerap menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks, seperti isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu.

"Dia bertugas membuat konten SARA dan menyebarkan isu kebencian," kata Direktur Tindak Pidana Siber Brigadir Jenderal Fadil Imran di Badan Reserse Kriminal Polri, Rabu, 28 Februari 2018. Tara termasuk enam admin MCA yang membuat konten kebencian dan berita bohong soal penganiayaan terhadap ulama. Tara juga disangka mengelola 177 anggota di dalam grup itu.

Selain Tara, ada Muhammad Luth, 40 tahun, karyawan, bertugas membuat virus, yang mengepalai grup ini. Luth juga disangka membuat konten provokatif dan ujaran kebencian. Senin lalu, 26 Februari 2018, polisi juga menangkap Rizki Surya Dharma (35), Ramdani Saputra (39), Roni Sutrisno (40) dan Yuspiadin (24), anggota MCA di Pangkal Pinang, Bandung, Bali, dan Palu.

Baca juga:
Jadi Konseptor The Family MCA, Perempuan Ini ... Begini Perbedaan The Family MCA dengan ...

Para tersangka ini membuat akun kebencian yang disebar melalui grup The Family MCA yang oleh anggotanya disebarkan kembali ke grup yang lebih besar yaitu Cyber Muslim Defeat Hoax. Grup besar ini akan menyebarkannya secara masif di media sosial. "Cyber Muslim Defeat Hoax anggotanya ratusan ribu, adminnya ada 20 orang," ujar Fadil. Mereka dibidik dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Karina mengatakan sikap Tara merupakan sikap individu, sehingga tidak mencerminkan sikap UII sebagai institusi. "Sikap dia tidak berkaitan langsung dengan posisi profesionalnya," kata dia.






Guru Besar Hukum Pidana UII Jelaskan Tindak Pidana yang Jerat Dea Onlyfans

1 April 2022

Guru Besar Hukum Pidana UII Jelaskan Tindak Pidana yang Jerat Dea Onlyfans

Guru Besar Hukum Pidana UII Mudzakkir mengatakan Dea Onlyfans membuat konten pornografi di Indonesia meski untuk konsumsi luar negeri dan privat.


Daftar Menu Bukber di Masjid UII, Ada Ayam Taliwang Hingga Brongkos Daging

31 Maret 2022

Daftar Menu Bukber di Masjid UII, Ada Ayam Taliwang Hingga Brongkos Daging

Masjid Al Muqtashidin Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) akan memberikan menu bukber berbeda setiap harinya.


Vonis Korupsi Bansos Juliari Batubara, Mahasiswa: Putusan Tidak Masuk Akal

26 Agustus 2021

Vonis Korupsi Bansos Juliari Batubara, Mahasiswa: Putusan Tidak Masuk Akal

Berikut pendapat mahasiswa Yogyakarta tentang vonis Juliari Batubara dalam kasus korupsi Bansos yang diringankan karena cercaan dan hinaan warga.


Sekretariat Wapres Bantah Beri Izin Komaruddin Hidayat jadi Komisaris BSI

9 Juli 2021

Sekretariat Wapres Bantah Beri Izin Komaruddin Hidayat jadi Komisaris BSI

Sekretariat Wakil Presiden membantah bahwa penunjukkan Rektor Universitas Islam Indonesia Internasional sebagai Komisaris Independen di Bank Syariah Indonesia atau BSI telah mendapat izin dari pihaknya.


Akademisi UII: Alih Status Pegawai KPK Bisa Ganggu Independensi

6 Mei 2021

Akademisi UII: Alih Status Pegawai KPK Bisa Ganggu Independensi

Akademisi UII khawatir alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) mengganggu independensi lembaga itu


Syarat SP3 Cukup 2 Tahun dari SPDP, Pemohon Uji Materi UU KPK: Ini Berbahaya

6 Mei 2021

Syarat SP3 Cukup 2 Tahun dari SPDP, Pemohon Uji Materi UU KPK: Ini Berbahaya

Tim pemohon uji materi UU KPK menyatakan kewenangan KPK dalam menghentikan penyidikan (SP3) perkara korupsi seharusnya syaratnya lebih berat


Ini Profil Menantu Amien Rais yang Dikabarkan Akan Jadi Ketum Partai Ummat

28 April 2021

Ini Profil Menantu Amien Rais yang Dikabarkan Akan Jadi Ketum Partai Ummat

Menantu politisi senior Amien Rais, Ridho Rahmadi, santer dikabarkan akan memimpin Partai Ummat.


UII Yogya Tuan Rumah Playoff Bola Basket Putri Srikandi Cup 2019

12 Maret 2019

UII Yogya Tuan Rumah Playoff Bola Basket Putri Srikandi Cup 2019

Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan pengelola bola basket Srikandi Cup sepakat menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan babak playoff 2019.


Ratna Sarumpaet Bohong, Prabowo Bisa Dipidana? Ini Kata Pakar

5 Oktober 2018

Ratna Sarumpaet Bohong, Prabowo Bisa Dipidana? Ini Kata Pakar

Ratna Sarumpaet ditahan Kepolisian Resor Bandara Soekarno Hatta sesaat sebelum pergi ke Cile seorang diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.


Berlaga di Jepang, Mobil Listrik Buatan UII Berteknologi F1

19 September 2018

Berlaga di Jepang, Mobil Listrik Buatan UII Berteknologi F1

Universitas Islam Indonesia mampu mengimbangi negara lain dalam menciptakan mobil listrik dengan mengaplikasi teknologi di F1