Anggota DPRD Semarang Tolak Hasil Pemilihan Bupati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Semarang: Beberapa anggota DPRD Kabupaten Semarang menyatakan menolak hasil pemilihan bupati 31 Juli lalu. Mereka berdalih, KPUD setempat telah melanggar hukum. Anggota DPRD yang menolak hasil pemilihan adalah Achsin Ma'ruf (Ketua FAN) dan Bambang Kusriyanto (Wakil Ketua DPRD dari PDI Perjuangan). "Kami akan mengusulkan penolakan hasil Pilkada pada paripurna," kata Achsin, Jumat (5/8). Menurut mereka, KPUD telah berpihak pada pasangan Bambang Guritno-Siti Ambar Fathonah, yang dicalonkan Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia. Indikasinya, KPUD meloloskan Ambar meski keabsahan ijazahnya yang dikeluarkan Pesantren Pabelan, Magelang, dipertanyakan.KPUD juga disebutkan mengundur tahapan pemilihan seperti penetapan pasangan calon yang lolos administrasi (mestinya 30 Juni menjadi 1 Juli) serta pengambilan nonor urut pasangan calon (semula 1 Juli menjadi 4 Juli). Selain Bambang-Ambar, pemilihan diikuti Pujiono-Syaiful Hidayat (PAN), Mifta Hudin Afandi-Ari Prabono (PDI P), Masqur-Ahmad Arifin (PKS-Demokrat), dan Saryono-Purwidodo (Golkar). KPUD menetapkan Bambang-Ambar sebagai pemenang.Muhammad Basari (Wakil Ketua DPRD dari PKB) mengimbau para anggota DPRD bersikap dewasa dan menerima hasil pemilihan. Dia menyatakan, jika DPRD tidak mengusulkan pelantikan pasangan bupati terpilih, KPUD bisa mengusulkan langsung ke Menteri Dalam Negeri melalui gubernur. Sohirin

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.