Begini Awal Hilangnya Marinir di Aceh Timur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang personil Pasukan Marinir meneguk air saat latihan gabungan  Marinir TNI AL 2013 di pusat latihan tempur Marinir Pantai Banongan, Situbondo (3/5). TEMPO/Fully Syafi

    Seorang personil Pasukan Marinir meneguk air saat latihan gabungan Marinir TNI AL 2013 di pusat latihan tempur Marinir Pantai Banongan, Situbondo (3/5). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Lhokseumawe - Seorang anggota marinir yang berdinas di Pangkalan TNI AL Lhokseumawe, Praka Ade Suherman, dikabarkan hilang di kawasan Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur atau 25 kilo meter dari Kota Langsa. Insiden ini pertama kali diketahui pada Rabu 29 Mei 2013.

    Warga mengetahui insiden ini setelah sejumlah anggota Marinir dari Lhokseumawe datang ke kantor Koramil Sungai Raya untuk mencari rekannya Praka Ade.

    Sejumlah sumber menyebutkan, Praka Ade terakhir terlihat pada Selasa 28 Mei 2013, ketika berangkat sendirian dari Medan, Sumatera Utara ke Aceh. Dia mengendarai mobil sedan dan berangkat sekitar pukul 22.00 Wib.

    Jika kecepatannya normal, maka Ade seharusnya  sampai di kawasan Desa Geulumpang Payong, Sungai Raya, sekitar pukul 2 dinihari dan subuh sampai di Lhokseumawe. Namun, sumber Tempo menyebut dia tak bisa dihubungi sejak pukul 1 dinihari.


    Karena paginya belum sampai di Lhokseumawe, seorang kawan Praka Ade menelpon istri korban. Dari sana diketahui Praka Ade hilang. Kawan Ade lalu melacak ke Lhokseumawe menemukan mobil sedan Ade terparkir di pinggir jalan tepat di dekat tikungan patah Desa Geulumpang Payong. Mobil itu sudah kosong.

    "Di kawasan tikungan itu memang sangat sepi dan jarang rumah penduduk. Jadi kami tidak tahu apa yang terjadi," kata seorang warga.

    IMRAN MA


    Berita Terpopuler:

    Wiranto Yakin Putranya Meninggal Fisabilillah 

    Putra Wiranto Meninggal Setelah 2 Bulan Menikah

    Darin Mumtazah Bisa Dipanggil Paksa di Pengadilan

    Perang Kata-kata Andi Arief dan Natalius Pigai 

    Sebelum Sidang, Ini Kata Hercules 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.