Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Anies Baswedan Siap Maju di Pilkada Jakarta, Ini Alasannya

image-gnews
Anies Baswedan saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan warga kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara pada Ahad, 19 Mei 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Anies Baswedan saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan warga kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara pada Ahad, 19 Mei 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Anies Baswedan kembali mencuat sebagai calon dalam Pilkada Jakarta 2024. Mantan Gubernur Jakarta ini dilirik oleh sejumlah partai politik, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), untuk maju dalam pemilihan gubernur.

Rencana PDIP untuk berkoalisi dengan Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta berpotensi mengulang sejarah kerja sama mereka. Seperti diketahui, pada 2014, Anies Baswedan bersama PDIP mendukung pasangan Jokowi-JK. Saat itu, Anies yang menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina, menjadi juru bicara dan anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK.

Anies Baswedan mengaku sudah berdiskusi dengan banyak pihak terkait peluang maju sebagai calon gubernur di pemilihan kepala daerah atau Pilkada Jakarta.

Namun, Anies tidak mau menjelaskan detail pihak partai politik mana saja yang telah berdiskusi dengan dirinya terkait Pilkada Jakarta.

"Saat ini kami sedang banyak berdiskusi, banyak tukar pikiran tentang apa langkah yang akan dilakukan ke depan," kata Anies saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Juni 2024.

Calon presiden pada Pemilu 2024 ini juga mengapresiasi dukungan dari berbagai partai yang menunjukkan minat untuk mendukungnya dalam Pilkada Jakarta. Anies menyatakan bahwa ketertarikan ini adalah hasil dari lima tahun kepemimpinannya di Jakarta yang dianggap membawa banyak perubahan positif.

Alasan Anies Maju Lagi di Pilkada Jakarta

Anies Baswedan menyatakan bahwa salah satu alasan ingin kembali memimpin Jakarta adalah untuk menjadikannya kota global yang ramah bagi semua kalangan. "Kami ingin kota ini maju berkembang sebagai kota global, tapi di sisi lain mereka yang lemah terangkat, tersejahterakan," ujar Anies di markas DPW PKB Jakarta, Kamis 13 Juni 2024.

Di samping itu, ia juga membahas nasib warga Kampung Bayam di Jakarta Utara yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses ruang hidup. Oleh karena itu, Anies ingin kembali memperjuangkan hak masyarakat dan menyelesaikan masalah di Jakarta. "Warga Kampung Bayam hanya butuh diberikan kunci untuk masuk. Mari kita perjuangkan," kata dia.

Kampung Bayam dibangun selama masa kepemimpinan Anies di Jakarta, dengan pembangunan rumah susun bagi warga yang terdampak oleh proyek Jakarta International Stadium (JIS).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, dianggap menahan warga Kampung Bayam untuk memperoleh kunci rumah susun tersebut. Heru mengatakan bahwa solusi bagi warga Kampung Bayam akan diberikan dengan membangun rumah susun baru.

Anies Maju Begini Respons Pengamat

Beberapa pengamat menilai ada kelebihan dan kekurangan jika mantan calon presiden Anies Baswedan ikut dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2024. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengakui bahwa memang terdapat plus minus jika Anies maju dalam Pilkada Jakarta.

Sisi positifnya, dia menilai Anies masih bisa berkontribusi bagi kemajuan Jakarta. "Masalah kemacetan, banjir, dan kemiskinan kiranya berpeluang diminimalkan bila ia kembali menjadi gubernur," kata Jamiluddin kepada Tempo, Jumat, 24 Mei 2024.

Menurutnya, Anies setidaknya dapat melanjutkan rencana pembangunan yang belum terealisasi saat menjabat sebagai gubernur sebelumnya. Namun, di sisi lain, Jamiluddin berpendapat bahwa Anies bisa dianggap terlalu ambisius terhadap kekuasaan.

Hal ini, jelasnya, karena setelah mencalonkan diri sebagai presiden, Anies masih ingin menjadi calon gubernur. Menurut Jamiluddin, publik mungkin akan menilai bahwa levelnya menurun dari nasional kembali ke lokal.

Oleh karena itu, katanya, pilihan Anies untuk maju dalam Pilgub Jakarta 2024 seperti sebuah perjudian. Jamiluddin menjelaskan, jika mantan Gubernur Jakarta tersebut menang, itu akan menjadi berkah dan karier politiknya akan semakin meningkat, tetapi jika kalah, karier politiknya bisa meredup.

SUKMA KANTHI NURANI | SHARISYA KUSUMA RAHMANDA | ANDRY TRIYANTO TJITRA |  ANDI ADAM FATURAHMAN | AMELIA RAHIMA SARI 

Pilihan Editor: Cawe-cawe Jokowi Jilid 2: Menjegal Anies Baswedan, Mengusung Kaesang Pangarep

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Diberi Golden Visa oleh Presiden Jokowi, Shin Tae-yong Bilang Begini

1 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kamis (25/7), meluncurkan Golden Visa Indonesia untuk memberi kemudahan warga negara asing atau WNA dalam berinvestasi dan berkarya di Indonesia. Presiden Jokowi didampingi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna H. Laoly menyerahkan Golden Visa kepada Pelatih Timnas Shin Tae-yong. ANTARA/Dok. Kemenkumham Jateng
Diberi Golden Visa oleh Presiden Jokowi, Shin Tae-yong Bilang Begini

Pelatih Tim Nasional sepak bola Indonesia Shin Tae-yong mendapatkan Golden Visa yang diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi.


3 Tokoh yang Disebut-sebut Berpotensil Mengisi Posisi Dewan Pertimbangan Agung

1 jam lalu

Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati dan Jokowi. Instagram, dan ANTARA
3 Tokoh yang Disebut-sebut Berpotensil Mengisi Posisi Dewan Pertimbangan Agung

Beredar informasi, Jokowi berpotensi memimpin Dewan Pertimbangan Agung, siapa lagi sosok lainnya?


Respons Peluang Koalisi PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta, Sahroni: Politik Itu Sangat Dinamis

1 jam lalu

Ahmad Sharoni ketika menghadiri Pra-Kongres III yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dengan tajuk Bidang Perempuan di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juli 2024.Foto: Tempo/Fauzi Ibrahim
Respons Peluang Koalisi PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta, Sahroni: Politik Itu Sangat Dinamis

Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menanggapi merespons soal peluang koalisi PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta.


Tanggapan PPP dan PKS Soal Survei Anies-Sandi Unggul di Pilkada Jakarta

1 jam lalu

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (14/3/2024). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.
Tanggapan PPP dan PKS Soal Survei Anies-Sandi Unggul di Pilkada Jakarta

Politikus PPP dan PKS merespons hasil survei Indikator politik yang menyebut duet Anies-Sandi menempati posisi teratas di Pilkada Jakarta.


Anwar Abbas Blak-blakan soal Alasan Muhammadiyah Akhirnya Terima Izin Tambang

2 jam lalu

Anwar Abbas. mui.or.id
Anwar Abbas Blak-blakan soal Alasan Muhammadiyah Akhirnya Terima Izin Tambang

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas blak-blakan menjelaskan alasan pihaknya akhirnya memutuskan menerima izin tambang.


Survei Indikator Tempatkan Anies-Sandi Teratas, Segini Perolehan Suaranya di Pilkada Jakarta 2017

2 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saling melemparkan senyum saat menghadiri kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama GBK, Jakarta, Ahad, 7 April 2019. Anies sebelumnya juga ikut salat Subuh bersama Prabowo dan Sandi serta para pendukungnya. instagram.com/sandiuno
Survei Indikator Tempatkan Anies-Sandi Teratas, Segini Perolehan Suaranya di Pilkada Jakarta 2017

Indikator politik merilis sigi ihwal simulasi pasangan calon di Pilkada Jakarta, Anies-Sandi menempati posisi teratas.


Begini Respons PDIP dan KIM Usai Nama Ahok dan Ridwan Kamil Disebut Jadi Pesaing Kuat Anies

2 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan memberikan sambutan saat menghadiri acara tasyakuran Harlah ke-26 PKB di Jakarta, Minggu, 21 Juli 2024. Harlah ke-26 PKB tersebut mengangkat tema Menang Pilkada Menangkan Rakyat. ANTARA/Rivan Awal Lingga
Begini Respons PDIP dan KIM Usai Nama Ahok dan Ridwan Kamil Disebut Jadi Pesaing Kuat Anies

PDIP masih mempertimbangkan sejumlah nama, di antaranya Ahok. Adapun Golkar masih membahas bersama koalisi.


Nama Ahok dan RK Buntuti Anies di Survei Pilkada Jakarta, Begini Tanggapan PDIP dan Golkar

2 jam lalu

Anies Baswedan bersama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat mengobrol saat usai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Nama Ahok dan RK Buntuti Anies di Survei Pilkada Jakarta, Begini Tanggapan PDIP dan Golkar

Meski nama Ahok muncul sebagai salah satu pesaing terkuat Anies dalam survei di Pilkada Jakarta, PDIP masih belum memutuskan calon yang akan diusung.


Golden Visa Diklaim Mudahkan Investasi bagi WNA, Jokowi Minta Tak Ada Orang Berbahaya yang Lolos

3 jam lalu

ilustrasi visa (pixabay.com)
Golden Visa Diklaim Mudahkan Investasi bagi WNA, Jokowi Minta Tak Ada Orang Berbahaya yang Lolos

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kemudahan investasi dan berkarya bagi warga negara asing melalui Golden Visa Indonesia mesti melalui seleksi ketat.


Sahroni Sebut Ada Dewa yang Mengatur Percaturan Pilkada Jakarta

3 jam lalu

Ahmad Sharoni ketika menghadiri Pra-Kongres III yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dengan tajuk Bidang Perempuan di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juli 2024.Foto: Tempo/Fauzi Ibrahim
Sahroni Sebut Ada Dewa yang Mengatur Percaturan Pilkada Jakarta

Sahroni belum bisa menentukan siapa saja yang akan menjadi lawan meski NasDem sudah mendukung Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta.