Said Aqil Bertemu Jokowi di Istana, Bahas Muktamar NU hingga Radikalisme

Reporter

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menghadiri konsolidasi jelang satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangka hari lahir ke-93 NU di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 31 Januari 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Oktober 2021. Dalam pertemuan itu, Said Aqil memberitahu Jokowi soal rencana Muktamar PBNU ke-34 yang akan digelar di Lampung, pada 23 hingga 25 Desember 2021.

"Presiden pun agak tanda tanya, apakah sudah mungkin melihat situasi Covid seperti ini? Apalagi di Lampung. Ya nanti kita lihat. Itu pun dengan syarat memperhatikan prokes dan izin dari Satgas Nasional dan Satgas Lokal," kata Said usai pertemuan.

Said belum dapat memastikan apakah Jokowi akan ikut hadir dalam muktamar tersebut. PBNU pun rencananya akan menyelenggarakan muktamar secara hybrid, dalam arti sebagian luring dan sebagian daring.

Tak hanya urusan muktamar, Said mengatakan pertemuan dengan Jokowi selama sekitar satu jam itu juga membahas sejumlah isu lain. Mulai dari vaksinasi yang dinilai sukses, hingga penanggulangan radikalisme di Indonesia.

"Dalam masalah menanggulangi radikalisme, terorisme, pembubaran HTI, FPI, dan terus Densus melaksanakan tugasnya dengan baik terutama setelah terbunuhnya Ali Kalora itu," kata Said.

Said Aqil juga memuji Jokowi dan program infrastruktur yang dijalankannya. Ia menyebut Jokowi berhasil memeratakan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia.

"Bahkan saya katakan bapak ini Presiden Infrastruktur. Pak Jokowi ini Bapak infrastruktur yang kita semua nikmati keberhasilan pembangunan infrastruktur," kata Said Aqil.

Baca juga: Mengaku Dapat Dukungan, Said Aqil Siap Maju Lagi di Muktamar PBNU Ke-34






Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

29 menit lalu

Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

Presiden Jokowi dilaporkan telah menjalin kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait pengembangkan kendaraan listrik.


Calon Panglima TNI Yudo Margono: Keamanan Indonesia Cukup Stabil, Tapi Masih Ada Isu Menonjol

49 menit lalu

Calon Panglima TNI Yudo Margono: Keamanan Indonesia Cukup Stabil, Tapi Masih Ada Isu Menonjol

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menilai kemanan indonesia cukup stabil meskipun ada sejumlah isu yang cukup menonjol.


Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

1 jam lalu

Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

Ferry Mursyidan Baldan sempat menjabat sejumlah jabatan politik. Dari Ketua Umum PB HMI hingga Menteri ATR.


Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

1 jam lalu

Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meyakini di masa mendatang, produksi 60 persen EV battery atau baterai kendaraan listrik ada di Indonesia.


Akhir Bulan Lalu Jokowi Kunjungi Suku Dayak, Apa Saja Rumpun Suku Ini?

1 jam lalu

Akhir Bulan Lalu Jokowi Kunjungi Suku Dayak, Apa Saja Rumpun Suku Ini?

Ternyata, suku Dayak yang belum lama dikunjungi Jokowi di Kalimantan memiliki banyak rumpun suku. Lantas, apa sajakah rumpun suku Dayak?


Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan Meninggal

1 jam lalu

Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan Meninggal

Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Slipi, Jakarta Barat.


Yudo Margono Berjanji Tak Akan Ada Anggotanya yang Sakiti Hati Rakyat, Jika Terpilih Jadi Panglima TNI

2 jam lalu

Yudo Margono Berjanji Tak Akan Ada Anggotanya yang Sakiti Hati Rakyat, Jika Terpilih Jadi Panglima TNI

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono berjanji tak akan ada lagi oknum prajurit arogan jika dirinya terpilih sebagai Panglima TNI menggantikan Andika Perkasa. Hal ini Yudo sampaikan saat memaparkan visi misi dalam uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di DPR RI.


Profil Besan Jokowi, Profesor Gudono Ayah Erina yang Telah Berpulang pada 2016

2 jam lalu

Profil Besan Jokowi, Profesor Gudono Ayah Erina yang Telah Berpulang pada 2016

Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono tinggal menunggu waktu. Berikut profil Profesor Gudono, calon besan Jokowi.


Jokowi: Dulu Zaman Kompeni Ada Kerja Paksa, Sekarang Muncul Ekspor Paksa

3 jam lalu

Jokowi: Dulu Zaman Kompeni Ada Kerja Paksa, Sekarang Muncul Ekspor Paksa

Jokowi menekankan bijih nikel yang dilarang ekspor tersebut adalah kekayaan alam Tanah Air.


Pekan Depan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Menikah: Menengok Profesi Penghulu

3 jam lalu

Pekan Depan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Menikah: Menengok Profesi Penghulu

Menengok penghulu di balik Kaesang Pangarep-Erina menikah. Ada 2 juta pernikahan berlangsung tiap tahun maka jumlah penghulu saat ini masih kurang.