AHY Mengaku Senang Jika Ada yang Meremehkan Dirinya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku senang jika ada yang memandangnya sebelah mata.

    "Saya termasuk orang yang senang kalau di-underestimate di awal, untuk saya bisa membuktikan bahwa saya punya nilai lebih dari yang mereka pikir. Termasuk di kasus (upaya pengambilalihan partai) ini," kata Agus saat berkunjung ke kantor Tempo pada Kamis, 15 April 2021.

    Agus mengatakan, ia dan Demokrat telah menghadapi masalah yang menimpa partai. Ia mengatakan cara melewatinya adalah kepemimpinan, ketegasan, dan keberanian. Dia menyebut pembuktian itu menunjukkan bahwa mereka memiliki nilai lebih dalam politik.

    Agus sadar banyak yang memandang remeh dirinya. Sebab, ia tergolong masih baru di dunia politik. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini bahkan belum genap satu tahun menjadi ketua umum. Apalagi, ia meninggalkan TNI dengan pangkat mayor. 

    Agus mengatakan tak relevan membawa-bawa pangkat dan jabatan masa lalu seseorang di militer ke kancah politik. Pendapat ini diungkapkan AHY saat ditanya ihwal anggapan politik mayor versus jenderal antara dirinya dan Moeldoko.

    Politik mayor versus jenderal ini sempat berkembang di awal mencuatnya isu upaya pengambilalihan Partai Demokrat yang melibatkan Moeldoko. Purnawirawan jenderal bintang empat yang juga mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia itu dianggap hendak mengkudeta Agus, juniornya di militer yang pensiun dengan pangkat mayor.

    "Tidak relevan saat bicara pangkat mayor melawan jenderal. Yang ada justru menjadi malu ketika seorang jenderal seolah dikalahkan oleh mayor. Dalam politik tidak ada itu," ujar AHY.

    Baca juga: Ini Poin Gugatan AHY ke Para Aktor Penggerak KLB Demokrat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H