Mantan Ketum MMI Abu Jibril Meninggal, Tengku Zulkarnain Kenang Persahabatannya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Tatan Syuflana

    AP/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Umum Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Muhammad Iqbal Abdurrahman atau Abu Jibril tutup usia pada Senin, 25 Januari 2021, pukul 23.05 WIB.

    Kabar meninggalnya Abu Jibril diumumkan oleh mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain melalui akun Instagram pribadinya, @tengkuzulkarnain.id.

    "Ya Allah Muliakan Syekh Abu Jibril. Innalillahi wa Inna ilaihi Roji'un. Malam ini kembali hati ini bersedih. Saya mendengar khabar wafatnya seorang lagi shahabat, yang merupakan guru kita semua, Syekh Abu Jibril," demikian pernyataan Tengku yang dikutip Tempo pada Selasa, 26 Januari 2021.

    Dalam tulisannya itu, Tengku merasa kehilangan atas kepergian Abu Jibril. Meski berbeda mazhab dalam Islam, ia mengatakan Abu Jibril tak pernah menyerang pemahaman mazhab orang lain saat berdakwah.

    Baca juga: Bachtiar Nasir hingga Tengku Zulkarnain Terdepak dari Kepengurusan Baru MUI

    "Kami memang berbeda madzhab fiqih. Beliau madzhab salafi dan saya bermadzhab Syafi'i. Namun, tidak pernah kami saling menyerang kepahaman dan amal masing masing. Dan, beberapa kali kami tampil ceramah satu panggung bersama, walau isi ceramah masing masing dengan rujukan kitab yang berbeda. Betapa indahnya Islam," kata Tengku.

    Tengku Zulkarnain lantas mengenang sifat Abu Jibril di semasa hidupnya. Ia mengatakan bahwa Abu Jibril memiliki sikap yang kuat dalam menjalankan jihad fi sabilillah atau membela agama.

    Selain itu, Tengku juga mengenang ketika Abu Jibril pernah menyuapinya ketika tengah mengejar khatam Al-Quran di Arafah, Arab Saudi pada 2017 lalu.

    "Beliau membujuk saya untuk makan siang. Saya katakan saya tidak lapar dan ingin khatam sebelum Maghrib. Lalu beliau mengambilkan makanan dan menyuapi saya. 'Nanti ustadz sakit' katanya. Ah, demikian penuh perhatiannya beliau pada orang lain," kata Tengku.

    "Selamat jalan Shahabat. Semoga Allah memuliakan anda, ya Syekh. Walau cara kita berjihad dan berjuang berbeda warna, tapi rasa hormat atas pribudi dan welas asih anda terasa agung di hati ini," ujar Tengku menutup pengumumannya tentang Abu Jibril.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.