Kontras Anggap Dialog Tak Berjalan Baik Jika TNI Masih di Papua

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar menilai penarikan aparat keamanan dari Papua tak bisa dilihat dari perspektif menentukan nasib sendiri (self determination), tapi langkah konkret pemerintah memperbaiki situasi sosial dan politik di Papua.

"Pendekatan dialogis, egaliter, dan melibatkan masyarakat tidak akan berjalan dengan baik jika militer masih siaga di sana," kata  Rivanlee kepada Tempo, Rabu, 11 Maret 2020. Ini diungkapkan Rivanlee menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md bahwa aparat TNI tak mungkin ditarik dari Papua.

Menurut dia, dialog yang baik tak akan terjadi jika pemerintah masih menggunakan pendekatan keamanan.

Rivanlee mengatakan, jika hanya berlandaskan pada ketakutan bahwa Papua akan melepaskan diri, negara akan menggunakan segala cara untuk 'menundukkan' Papua. Maka dari itu, dia berpendapat negara harus mengevaluasi pendekatan keamanan yang selama ini diterapkan.

"Sebagai langkah awal yang konkret, negara harus melakukan evaluasi total atas pendekatan keamanan yang selama ini dilakukan," kata dia.

Sebelumnya, Mahfud Md mengatakan TNI/Polri tak mungkin ditarik dari Papua. Mahfud mengatakan aparat harus tetap hadir di sana, tetapi menempuh pendekatan yang lebih manusiawi yakni pendekatan kesejahteraan.

"Bagaimana negara menarik TNI dan Polri dari situ, hancur. Ditarik sehari saja sudah hancur," katanya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengamanan Perbatasan Negara di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020.

Mahfud berpendapat TNI dan Polri Harus hadir di sana. Namun, pendekatan terhadap masyarakat harus lebih manusiawi, seperti melakukan pendekatan kesejahteraan. "Tetap harus ada di situ."

BUDIARTI UTAMI PUTRI | AHMAD FAIZ






Maut di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan hingga Penetapan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

10 jam lalu

Maut di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan hingga Penetapan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan telah sepekan, berikut beberapa perkembangannya menetapkan 4 tersangka. Bagaimana kisah maut di pintu 13?


Kontras Minta Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dijerat Dengan Pasal Ini

12 jam lalu

Kontras Minta Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dijerat Dengan Pasal Ini

Kontras menilai ada penganiayaan hingga pembunuhan berencana dalam Tragedi Kanjuruhan.


3 Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, KPAI: Perlu SOP Penanganan Bencana di Sekolah

20 jam lalu

3 Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, KPAI: Perlu SOP Penanganan Bencana di Sekolah

KPAI menilai perlunya ada SOP penanganan bencana di sekolah setelah tembok ambruk mengakibatkan 3 siswa MTsN 19 Jakarta roboh.


KontraS Ragukan Penyidikan Polisi di Tragedi Kanjuruhan

23 jam lalu

KontraS Ragukan Penyidikan Polisi di Tragedi Kanjuruhan

KonntaS meragukan penyidikan polisi atas tragedi Kanjuruhan. Apalagi dalam penyidikan kasus ini tidak melibatkan pengawasan eksternal.


Orasi Ilmiah di Papua, Bahlil Ditanya Mahasiswa soal Investasi Tambang

1 hari lalu

Orasi Ilmiah di Papua, Bahlil Ditanya Mahasiswa soal Investasi Tambang

Bahlil mengatakan agar sebuah daerah menarik untuk investor, pemerintah setempat perlu menjaga stabilisasi ekonomi dan keamanannya.


4 Anggota Polres Halmahera Utara Penganiaya Mahasiswa Sudah Ditahan

1 hari lalu

4 Anggota Polres Halmahera Utara Penganiaya Mahasiswa Sudah Ditahan

Kapolda Malut Irjen Risyapudin Nursin mengatakan 4 anggota Polres Halmahera Utara yang diduga melakukan penganiayaan ke mahasiswa sudah ditahan.


Terkini Bisnis: Janji Freeport Bangun Industri Pengolahan di Papua, Ridwan Kamil Gesit 5000

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Janji Freeport Bangun Industri Pengolahan di Papua, Ridwan Kamil Gesit 5000

Chairman of the Board & CEO Freeport Mc-MoRan, Richard C Adkerson, menjanjikan bakal membangun industri pengolahan di Papua pada 2024.


LPSK Terima 7 Permohonan Saksi dan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Karena Kasus Hukum

1 hari lalu

LPSK Terima 7 Permohonan Saksi dan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ada yang Karena Kasus Hukum

LPSK menerima tujuh permohonan sebagai saksi dan korban Tragedi Kanjuruhan.


KontraS Minta Penyelidikan Kasus Dugaan Penyiksaan Mahasiswa di Halmahera Utara

1 hari lalu

KontraS Minta Penyelidikan Kasus Dugaan Penyiksaan Mahasiswa di Halmahera Utara

KontraS mengungkapkan adanya dugaan penyiksaan terhadap seorang mahasiswa karena mengkritik polisi di Halmahera Utara.


DPR Berkomitmen Wujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

1 hari lalu

DPR Berkomitmen Wujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Sebagai SDM unggul, kapasitas dan kapabilitas prajurit TNI harus menjadi perhatian penting dari sisi pengetahuan kemiliteran maupun akademik yang mumpuni dan terlatih.