Henry Yosodiningrat PDIP Kembali Laporkan Rocky Gerung

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rocky Gerung. Instagram/@rockygerungofficial_

    Rocky Gerung. Instagram/@rockygerungofficial_

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PDIP, Henry Yosodiningrat, kembali melaporkan pengamat politik Rocky Gerung. Kali ini Henry melaporkan Rocky atas unggahan di akun Instagram @rockygerungofficial_ yang dianggap menghina dirinya.

    "Orang bernama Rocky Gerung atau orang lain menggunakan akun Instagram @rockygerungofficial_ menulis keterangan 'yang ngelapor dungu sih' menanggapi pemberitaan tentang laporan saya lalu," kata Henry di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu, 11 Desember 2019.

    Unggahan status itu dianggap menghina Henry yang menyebut dirinya sebagai seorang yang terdidik. "Saya adalah seorang yang sangat terpelajar dan telah memperolah gelar akademik tertinggi (doktor dalam ilmu hukum) dengan predikat cum laude," kata Henry melanjutkan.

    Alhasil, Henry pun merasa status di akun Instagram itu merupakan suatu penghinaan kepada dirinya dan keluarganya.

    Sebelumnya Henry melaporkan Rocky Gerung karena dianggap menghina Presiden Jokowi. Namun, laporan Henry itu ditolak Bareskrim karena dia tak memiliki surat kuasa dari Jokowi. "Malu-maluin," kata Rocky saat merespons penolakan Bareskrim terhadap laporan Henry tersebut.

    Selain Rocky, Henry juga melaporkan politikus Partai Demokrat Andi Arief karena dianggap menulis cuitan yang menghina.

    "Andi Arief dalam akun Twitternya menulis 'Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan, mayoritas PDIP otot, fraksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa Preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung', seperti itu" kata Henry.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.