Majelis Etik Golkar Akan Panggil Kader yang Deklarasikan Go Prabu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar TB Ace Hasan Sadzily usai menghadiri verifikasi faktual oleh KPU di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 29 Januari 2018. Tempo/Adam prirez

    Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar TB Ace Hasan Sadzily usai menghadiri verifikasi faktual oleh KPU di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 29 Januari 2018. Tempo/Adam prirez

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan Golkar akan memanggil dua kadernya yang mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam pilpres 2019.

    "Rencananya besok akan dipanggil Majelis Etik, tapi nanti saya pastikan lagi," kata Ace di Posko Cemara, Jakarta pada Selasa, 25 September 2018.

    Baca: Kelompok Golkar Go Prabu Deklarasikan Dukungan ke Prabowo - Sandi

    Deklarasi dukungan caleg Golkar kepada kubu oposisi diunggah dalam sebuah video. Dalam rekaman tersebut seseorang berteriak, "Siapa capres kita?" kata seorang di antaranya. Caleg lain menyahut dengan lantang, "Prabowo." Lantas dilanjutkan dengan slogan yang mantap. "Go Prabu, menang... menang... menang..."

    Ace menjelaskan, berdasarkan identifikasi yang dilakukan partainya, dua kader Golkar yang menyatakan dukungan atas nama relawan Go Prabu tersebut adalah Cupli Risman, yang merupakan caleg DPRD Provinsi DKI Jakarta nomor urut 10 dan Fadli Alimin, yang merupakan caleg DPR dapil Jatim 5 nomor urut 7. "Jadi hanya dua orang itu yang merupakan kader Golkar, yang lainnya abal-abal," kata dia.

    Baca: Golkar Benarkan Kadernya Ikut Go Prabu, Prabowo - Sandiaga

    Ace juga mengatakan partainya sama sekali tidak terganggu dengan dua kader Golkar yang membelot tersebut. "Yang jelas akan kami panggil untuk menjelaskan semuanya," ujarnya.

    Sikap resmi dukungan Golkar terhadap pasangan capres Jokowi - Ma'ruf telah diputuskan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa yang diikuti oleh kader DPD kabupaten, kota, provinsi, hingga DPP. "Sikap resmi ini enggak bisa direduksi oleh satu-dua orang caleg," kata Ace.

    Baca: Bamsoet: Golkar Bisa Tempuh Jalur Hukum Perkarakan Go Prabu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.