Bamsoet: Golkar Bisa Tempuh Jalur Hukum Perkarakan Go Prabu

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Ketua DPR Bambang Soesatyo saat memantau hasil hitung cepat (<i>quick count</i>) pilkada serentak di 171 daerah di gedung DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018. Pasalnya, partai berlogo beringin ini menyampaikan telah menang di sembilan dari 17 provinsi. TEMPO/Imam Sukamto

    Ekspresi Ketua DPR Bambang Soesatyo saat memantau hasil hitung cepat (quick count) pilkada serentak di 171 daerah di gedung DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018. Pasalnya, partai berlogo beringin ini menyampaikan telah menang di sembilan dari 17 provinsi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengatakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bisa mengambil langkah hukum untuk menindak oknum yang mengaku kader partai berlambang pohon beringin itu dalam sebuah video bertajuk Go Prabu (Golkar Prabowo - Sandiaga Uno).

    "Mereka bukan pengurus Partai Golkar," katanya saat ditemui wartawan di Gedung Nusantara III, Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 September 2018.

    Baca: Ada Kader Pro Prabowo - Sandiaga, Golkar: Tidak Mewakili Partai

    Pernyataan ini disampaikan Bambang untuk menanggapi isu adanya kader Golkar yang mendeklarasikan diri mendukung kubu Prabowo - Sandiaga Uno. Video deklarasi itu tersebar kemarin, 24 September 2018. Deklarasi diduga dilakukan di hotel di bilangan Jakarta.

    Menurut Bambang, Golkar DKI Jakarta telah menelusuri wajah-wajah dalam video tersebut. Namun hanya ada dua wajah yang dikenal terdaftar. DPP Golkar pun memastikan belasan lainnya bukan pengurus.

    Bambang menduga belasan wajah yang mengenakan atribut Golkar itu cuma mengaku-aku sebagai kader. "Semua orang bisa pakai baju biru lalu mengatakan dari Partai A, lalu balik lagi pakai baju kuning," ujarnya.

    Simak: Golkar Benarkan Kadernya Ikut Go Prabu, Prabowo - Sandiaga

    Bila dugaan itu benar, kata Bambang, DPP bisa menempuh jalur hukum. Golkar, dia melanjutkan, tak terlalu mempersoalkan Go Prabu. Bambang mengklaim Golkar tetap solid mendukung Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Dukungan itu telah diputuskan dalam Musyawarah Luar Biasa, yang diikuti dewan pimpinan daerah tingkat (DPD) kabupaten/kota sampai DPP.

    Golkar, menurut Bamsoet, tidak terlalu risau meskipun ada dua caleg Golkar yang membelot ikut Go Prabu. "Kalau dia sekelas Agus Gumiwang atau Ace (Hasan Syadzily), baru kita perlu kebakaran jenggot," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.