Aisyiyah Tak Terlibat Gerakan #2019GantiPresiden

Logo Aisyiyah. suaramihammadiyah.com

TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi ortonom bagi para perempuan Muhammadiyah, Aisyiyah tak akan mengeluarkan sikap apapun terkait gerakan bernuansa politik seperti #2019GantiPresiden dan gerakan #2019TetapJokowi.

Baca juga: Jaring Peserta Muktamar, Aisyiyah Pakai Sistem Online

Sebab Aisyiyah memang garisnya bukan dalam politik dan tak akan memihak. “Bagi pimpinan Aisyiyah yang akan terlibat silahkan mundur, atau maju calon legislative juga harus non aktif, ini kami jaga,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini di kediamannya di Dusun Peleman, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Yogyakarta Kamis sore 30 Agustus 2018.

Noordjannah memastikan tak ada perwakilan Aisyiyah yang masuk dalam jajaran kubu salah satu capres-cawapres 2019.

Noordjannah pun hanya berpesan pada 10 juta warga Aisyiyah di tanah air untuk cerdas memilih pemimpin bangsa sesuai hati nurani. “Himbauan kami hanya pilihlah pemimpin dengan hati, secara jujur dan bisa memberikan harapan,” ujarnya.

Namun, Noordjanah mengatakan kader Muhammadiyah secara individu dipersilakan mengikuti gerakan apa saja sesuai pilihannya. "Tak dikoordinir organisasi," kata dia.

Sebab, ujar Noordjannah, apapun gerakan sosial maupun politik yang diikuti tiap individu merupakan hak kader Aisyiyah dan juga hak sebagai warga negara umumnya menyampaikan pendapat atau aspirasi.

Baca juga: Muhammadiyah Luncurkan Perangko Satu Abad Aisyiyah

Hanya saja ketika gerakan #2019GantiPresiden ada di antaranya menimbulkan gesekan horisontal antar warga, Aisyiyah menyesalkannya.

“Aisyiyah tak menginginkan perkembangan politik menjelang pemilihan presiden ini tak memberi harapan karena diwarnai cara-cara politik yang kasar, ada kekerasan, tidak mengedepankan akhlak dan keadaban, karena ini semua dilihat masyarakat,” ujarnya.

Aisyiyah berharap kontestasi pilpres bisa disi para calon dan pendukungnya dengan hal substantif, lewat program-program, adu gagasan, dan pendidikan politik yang mencerdaskan.

“Jangan dipandang masyarakat itu gampang diimingi apa-apa, tapi kami harapkan dalam pilpres semua calon memberikan harapan kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.






Maarif Institute Menggelar Kegiatan Festival Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

1 hari lalu

Maarif Institute Menggelar Kegiatan Festival Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

Maarif Institute bersiap menggelar Festival Pemikiran Ahmad Syafii Maarif pada Oktober 2022 hingga Mei 2023.


Muhammadiyah Buka Kampus Virtual Punya 6 Prodi, Biaya Kurang dari Rp 2 Juta per Semester

2 hari lalu

Muhammadiyah Buka Kampus Virtual Punya 6 Prodi, Biaya Kurang dari Rp 2 Juta per Semester

kampus virtual yang bernama Universitas Siber Muhammadiyah memiliki 6 program studi di antaranya Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, dan Informatika.


Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh

5 hari lalu

Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh

Pada 105 tahun yang lalu, tepatnya 1 Oktober 1917, pemain keroncong legendaris bernama Gesang Martohartono lahir ke dunia. Ini perjalanam hidupnya.


Rangkaian Acara Muhammadiyah Expo di Yogyakarta, Dari Pengajian Hingga Bazar

7 hari lalu

Rangkaian Acara Muhammadiyah Expo di Yogyakarta, Dari Pengajian Hingga Bazar

Muhammadiyah Jogja Expo 2022 ini juga difokuskan sebagai syiar Muktamar sekaligus ajang silaturahmi.


Banding Ferdy Sambo Ditolak, Sekum Muhammadiyah: Momentum Perbaiki CItra Polri

10 hari lalu

Banding Ferdy Sambo Ditolak, Sekum Muhammadiyah: Momentum Perbaiki CItra Polri

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti menilai banding Ferdy Sambo ditolak bisa kembalikan citra Polri yang anjlok


Anwar Abbas Sebut Hakim Agung Terjerat Korupsi Bisa Timbulkan Malapetaka bagi Negeri

14 hari lalu

Anwar Abbas Sebut Hakim Agung Terjerat Korupsi Bisa Timbulkan Malapetaka bagi Negeri

Anwar Abbas mengatakan hakim agung yang ditangkap tangan KPK kemarin bakal menimbulkan keresahan masyarakat dan malapetaka


Sejatinya Gelar Sir untuk Azyumardi Azra

18 hari lalu

Sejatinya Gelar Sir untuk Azyumardi Azra

Penggelaran Sir seperti untuk Azyumardi Azra telah menjadi bagian dari sistem kerajaan sejak dilembagakan oleh King George V pada 1917.


Bagaimana Konsep Imam Mahdi, Sang Juru Selamat Akhir Zaman dalam Islam?

18 hari lalu

Bagaimana Konsep Imam Mahdi, Sang Juru Selamat Akhir Zaman dalam Islam?

Belum lama ini, warga Riau berinisial WAM, diringkus Polda Riau setelah mengaku sebagai Imam Mahdi. Lalu siapa sebenarnya Imam Mahdi dalam Islam?


Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

19 hari lalu

Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

LHKP Muhammadiyah menyuarakan dukungan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau ambang batas presiden


Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

19 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa sosok Azyumardi Azra adalah ilmuwan tulen yang tak tergoda politik praktis.