Korban Meninggal Gempa Lombok Bertambah Jadi 460 Orang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengungsi korban gempa bumi mencuci pakaian mengunakan air dari parit di dekat tempat pengungsian di Desa Santong, Kayangan, Lombok Utara, NTB, Sabtu 11 Agustus 2018. Sejumlah tempat pengungsian korban gempa bumi yang tersebar di berbagai wilayah di NTB membutuhkan perangkat sanitasi untuk mandi, cuci, dan kakus. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Seorang pengungsi korban gempa bumi mencuci pakaian mengunakan air dari parit di dekat tempat pengungsian di Desa Santong, Kayangan, Lombok Utara, NTB, Sabtu 11 Agustus 2018. Sejumlah tempat pengungsian korban gempa bumi yang tersebar di berbagai wilayah di NTB membutuhkan perangkat sanitasi untuk mandi, cuci, dan kakus. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menyebutkan korban meninggal akibat gempa Lombok terus bertambah hingga saat ini. "Hingga Rabu hari ini, tercatat 460 orang meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 Agustus 2018.

    BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa ini terdapat di enam tempat di Lombok dan Bali. Di Kabupaten Lombok Utara terdapat 396 orang meninggal, Lombok Barat 39 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

    Baca:
    Penanganan Gempa Lombok, Jokowi Sampaikan Lima Arahan
    Begini Kondisi Terakhir Akibat Gempa Lombok

    Gempa berkekuatan 7 skala Richter mengguncang Lombok dan sekitarnya, Ahad, 5 Agustus 2018. Setidaknya ada ratusan kali gempa susulan setelah gempa utama itu. Terakhir, gempa susulan cukup besar kembali terjadi pada Kamis, 9 Agustus 2018.

    Evakuasi korban masih berlangsung sehingga jumlah korban tewas diperkirakan masih bisa bertambah mengingat tim SAR gabungan masih mencari korban lain yang tertimbun longsor. Di beberapa titik, seperti di dua dusun Lombok Utara, diduga masih terdapat korban yang tertimbun longsor. "Di Dusun Dompu, Kayangan, diduga ada empat orang dan di Dusun Busur Timur, Rempek, Gangga, diduga ada satu orang tertimbun reruntuhan bangunan."

    Baca: DPR Minta Gempa Lombok Ditetapkan Jadi ...

    Gempa Lombok ini setidaknya juga menyebabkan 7.773 orang luka-luka, yang terdiri atas 959 luka berat dirawat inap dan 6.774 luka ringan. Selain itu, 417.529 orang terpaksa mengungsi ke ribuan titik lokasi pengungsian. "Pengungsi terdiri dari 187.889 laki-laki dan 229.640 perempuan."

    Menurut Sutopo, para pengungsi masih memerlukan banyak bantuan berupa makanan dan logistik lain. Saat ini, kata dia, bantuan logistik belum terdistribusi lancar dan merata ke semua titik pengungsian. "Diperkirakan mereka masih cukup lama akan berada di pengungsian sambil menunggu perbaikan rumah," ujarnya.

    Simak: Pemerintah Putuskan Gempa Lombok Bukan ...

    Dari data sementara BNPB, gempa Lombok juga mengakibatkan 71.962 rumah rusak, yang terdiri dari 32.016 rusak berat, 3.173 rusak sedang, dan 36.773 rusak ringan. Sebanyak 671 unit fasilitas pendidikan dan 52 unit fasilitas kesehatan juga rusak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.