Komisi Kejaksaan Minta Kejagung Segera Tanggapi Permintaan KPK

Komisi Kejaksaan RI menyampaikan laporan capaian kinerja tahun 2017 di kantor Komisi Kejaksaan RI, 26 Januari 2018. TEMPO/Riani Sanusi Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Kejaksaan RI mendorong Kejaksaan Agung segera menanggapi surat dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan penambahan jaksa yang bertugas di lembaga antirasuah tersebut.

"Ya, kami minta Kejagung segera mengirim orang-orang terbaiknya ke KPK," kata anggota Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak, saat ditemui di Jakarta pada Ahad, 3 Juni 2018.

Baca: KPK Usulkan Revisi PP Masa Tugas Jaksa

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya telah menyurati Kejagung untuk menambah jumlah jaksa guna ditugaskan ke KPK. Dalam permintaan itu, KPK meminta 60 jaksa baru. "Kami sudah surati Kejagung agar menambah jaksa untuk KPK," kata Agus pada Jumat, 25 Mei lalu.

Agus menyebutkan saat ini KPK mengalami kekurangan jaksa yang hanya berjumlah 80 orang. Pada Agustus mendatang, KPK juga akan kehilangan lima jaksa senior yang sudah habis masa jabatannya di KPK.

Baca: KPK Kekurangan Jaksa, Agus Rahardjo: Kami Telah Surati Kejagung

Barita mengatakan Kejagung sebagai satu-satunya lembaga penuntutan tentu harus mengakomodasi permintaan KPK tersebut. Ia berharap hal ini tidak sampai mengganggu kerja KPK.

Namun, menurut Barita, Kejagung juga perlu memperhatikan kondisi jumlah jaksa yang masih kurang di tengah kebutuhan KPK. "Jaksa yang tinggal (di Kejagung) diperhatikan juga, karena penyidikan korupsi bukan hanya di KPK," ujarnya.

Selain itu, Barita mengingatkan KPK untuk memberikan perlakuan yang sama terhadap jaksa sebagai pihak yang ditugaskan di sana. Hal ini untuk menghindarkan potensi konflik.






KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 jam lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

16 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

1 hari lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

1 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

1 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

1 hari lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan