Sabtu, 18 Agustus 2018

Dijadwalkan Diperiksa KPK Hari Ini, Inilah Dokter Bimanesh

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bimanesh,  dokter RS Permata Hijau. rsmph.co.id

    Bimanesh, dokter RS Permata Hijau. rsmph.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dokter Bimanesh Sutarjo dan advokat Fredrich Yunadi pada Jumat, 12 Januari 2018. Nama dokter Bimanesh Sutarjo yang bekerja di Rumah Sakit Medika Permata Hijau muncul sebagai tersangka karena menghalangi penyidikan KPK terhadap tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik e-KTP, Setya Novanto.

    Bimanesh ditetapkan sebagai tersangka bersama bekas pengacara Setya, Fredrich Yunadi, pada Rabu, 10 Januari 2018. "FY dan BST diduga bekerja sama untuk memasukkan tersangka SN (Setya Novanto) ke rumah sakit guna dirawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Rabu, 10 Januari 2018.

    Baca:
    KPK Rencanakan Periksa Fredrich Yunadi dan...
    RS Medika Permata Hijau Bungkam soal Status...

    Bimanesh adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1980. Ia melanjutkan pendidikan S-3 di Institut Pertanian Bogor dengan spesialisasi biologi molekuler.

    Ia dokter spesialis penyakit dalam serta konsultan ginjal dan hipertensi. Di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, ia telah bekerja sejak 2002. Menurut situs resmi Rumah Sakit Medika Permata Hijau, dokter Bimanesh praktik setiap Selasa dan Kamis pukul 08.00-11.00.

    Dari penelusuran Tempo, ia juga tercatat berpraktik di Rumah Sakit Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, setiap Rabu pukul 08.00-10.00. Selain itu, Bimanesh berpraktik di Rumah Sakit Kepolisian Republik Indonesia Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Nama Bimanesh mulai disebut-sebut saat merawat Setya pasca-kecelakaan pada 16 November 2017. Bekas Ketua Umum Partai Golongan Karya itu mengalami kecelakaan mobil yang dikemudikan bekas reporter Metro TV, Hilman Mattauch, setelah sebelumnya dinyatakan buron.

    Baca juga: Fredrich Yunadi dan Bimanesh Diduga...

    Bimanesh dan Fredrich disangka KPK melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal itu mengatur tentang upaya mencegah, merintangi, atau menggagalkan penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan terhadap tersangka dan terdakwa atau saksi perkara korupsi.

    Tempo berusaha meminta konfirmasi ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Namun seorang resepsionis mengatakan pihak Rumah Sakit Medika Permata Hijau tidak diperkenankan memberi penjelasan selain direktur utama. "Dirut sekarang juga sedang di luar negeri, Jumat baru kembali," ujarnya, Kamis, 11 Januari 2018. Sedangkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Rumah Sakit Medika Permata Hijau sedang cuti sampai pekan depan.

    Simak: 35 Saksi Diperiksa sebelum Fredrich Yunadi dan...

    Resepsionis itu menuturkan Bimanesh tidak praktik pada Kamis. Jadwalnya sudah diganti sejak awal Januari lalu dan belum ada hari penggantinya.

    ADAM PRIREZA | DIAZ PRASONGKO | YUSUF MANURUNG | TAUFIQ SIDDIQ


  • KPK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.