Kasus Helikopter AW 101, Pengacara: Eks KSAU Absen Karena Umrah

Reporter

Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Agus Supriatna, saat wawancara dengan Tempo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. TEMPO/Ridian Eka Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purnawirawan) Agus Supriatna absen dalam panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW 101, Jumat, 15 Desember 2017. Kuasa hukum Agus, Pahrozi, mengatakan kliennya tengah melaksanakan umrah di Tanah Suci.

"Beliau menyampaikan sedang melaksanakan ibadah umrah. Karena itu, selaku warga negara yang kooperatif kami menyampaikan ke penyidik bahwa klien kami belum bisa hadir," kata Pahrozi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat.

Baca juga: Kasus Helikopter AW 101, Mantan KSAU Mangkir dari Panggilan KPK

Penyidik KPK sebelumnya mengagendakan pemeriksaan Agus sebagai saksi pada Senin, 27 November 2017 lalu. Namun, Agus tidak hadir karena alasan umrah. Agus kembali tidak hadir pada pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini dengan alasan sama.

Menurut Pahrozi, kliennya baru berangkat umrah sejak Desember. "Saya memastikan ke rumahnya, sepanjang yang saya tahu (Agus) sedang berada di luar Indonesia," ucap Pahrozi.

Dia juga mengatakan, Agus rencananya melaksanakan umrah selama 30 hari dengan batas visa pada 20 Desember 2017 mendatang. Pada tanggal itu, Pahrozi mengatakan, kliennya akan pulang.

Pahrozi juga menuturkan, Agus akan segera memenuhi panggilan penyidik setibanya di Tanah Air. "Selaku warga negara yang baik, ya kalau memang nanti di Jakarta, beliau akan hadir," kata Pahrozi.

Agus dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas dugaan kasus tindak pidana insubordinasi penyalahgunaan wewenang dan turut membantu tindak pidana korupsi helikopter AW 101 pengadaan TNI AU tahun anggaran 2016, yang dilakukan Letnan Kolonel Adm Wisnu Wicaksono. Agus diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh. PT Diratama merupakan perusahaan rekanan TNI untuk pengadaan helikopter. Anggaran pengadaan helikopter ini, yakni sebesar Rp 740 miliar, diduga telah digelembungkan Rp 220 miliar. 






KPK Selesaikan Penyidikan Kasus Helikopter AW-101 dengan Tersangka Irfan Kurnia

4 hari lalu

KPK Selesaikan Penyidikan Kasus Helikopter AW-101 dengan Tersangka Irfan Kurnia

KPK telah menyelesaikan penyidikan kasus korupsi helikopter Agusta Westland 101 dengan tersangka Irfan Kurnia Saleh alias John Irfan Kenway.


KPK Minta Kesadaran Eks KSAU Agus Supriatna Bersedia Diperiksa dalam Kasus Heli AW-101

11 hari lalu

KPK Minta Kesadaran Eks KSAU Agus Supriatna Bersedia Diperiksa dalam Kasus Heli AW-101

Menurut KPK, pemanggilan anggota TNI, termasuk mantan KSAU Agus Supriatna sebagai saksi tak perlu izin khusus.


Mantan KSAU Tak Hadir di Pemeriksaan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Heli AW-101

16 hari lalu

Mantan KSAU Tak Hadir di Pemeriksaan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Heli AW-101

Dua perwira tinggi purnawirawan TNI AU tidak hadir pada panggilan pemeriksaan kasus korupsi Heli AW-101 di KPK.


KPK Panggil Eks KSAU Agus Supriatna di Kasus Helikopter AW 101

17 hari lalu

KPK Panggil Eks KSAU Agus Supriatna di Kasus Helikopter AW 101

KPK memanggil mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Purnawirawan Agus Supriatna di kasus korupsi pengadaan Helikopter AW 101.


KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Kasus Korupsi Helikopter AW 101

9 Juni 2022

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Kasus Korupsi Helikopter AW 101

KPK memperpanjang masa penahanan tersangka kasus korupsi Helikopter AW 101 Irfan Kurnia Saleh alias John Irfan Kenway.


KPK Tetap Melanjutkan Pengusutan Kasus Korupsi Helikopter AW 101 TNI AD

28 Mei 2022

KPK Tetap Melanjutkan Pengusutan Kasus Korupsi Helikopter AW 101 TNI AD

KPK memastikan tetap mengusut kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW 101 oleh TNI AD.


KPK Menahan Tersangka Kasus Korupsi Helikopter AW 101

24 Mei 2022

KPK Menahan Tersangka Kasus Korupsi Helikopter AW 101

Penahanan terhadap Direktur PT Diratama Jaya Mandiri itu dilakukan setelah kasus helikopter AW 101 ini terkatung-katung sejak 2016.


KPK Periksa Tersangka Korupsi Helikopter AW 101

24 Mei 2022

KPK Periksa Tersangka Korupsi Helikopter AW 101

KPK memanggil tersangka kasus korupsi helikopter AW 101 Irfan Kurnia Saleh atau John Irfan Kenway.


KPK Optimistis Praperadilan Kasus Helikopter AW 101 akan Ditolak

17 Februari 2022

KPK Optimistis Praperadilan Kasus Helikopter AW 101 akan Ditolak

Adapun pihak yang mengajukan gugatan praperadilan di kasus korupsi pengadaan Helikopter AW 101 adalah Jhon Irfan Kenway.


KPK Digugat Praperadilan Soal Kasus Helikopter AW 101

8 Februari 2022

KPK Digugat Praperadilan Soal Kasus Helikopter AW 101

KPK digugat praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter AW 101