Bersih-bersih dari Korupsi, Ini Sejumlah Langkah TNI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, saat memimpin upacara Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi yang diikuti 1.260 personel Polisi Militer TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 26 Januari 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, saat memimpin upacara Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi yang diikuti 1.260 personel Polisi Militer TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 26 Januari 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Makassar - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta para prajuritnya menjauhi penyalahgunaan narkoba dan tindakan korupsi. Keterlibatan prajurit terhadap kejahatan narkoba dan korupsi dinilainya sebagai bentuk penghianatan terhadap TNI dan Negara.

    “TNI saat ini telah bekerja sama dengan berbagai instansi dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba dan tindak pidana korupsi di lingkungan TNI,” kata Gatot saat memberi pengarahan pada 1.500 personel TNI bertempat di Landasan Udara Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI, Jumat, 28 April 2017.

    Baca : Korupsi Alutsista, Brigjen Teddy Dihukum Seumur Hidup

    Khusus soal korupsi, Gatot sebelumnya menugaskan sebanyak 50 perwira dari Pusat Operasi Militer TNI untuk mengikuti Penataran dan Pelatihan Aparat Penegak Hukum yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Sejumlah kerja sama pun dijalin TNI dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan institusi terkait dalam rangka perang terhadap korupsi.

    Menurut dia, Indonesia sedang menghadapi kompetisi global di mana setiap negara terlibat dalam persaingan. Hal itu, kata dia, bercabang menjadi perseteruan antara manusia yang tak mengenal batas, termasuk dalam kasus korupsi. 

    Simak juga : Gerindra Walkout, Ketua Fraksi: Putusan Hak Angket KPK Harusnya Ditunda

    “Kejahatan korupsi saat ini sudah semakin canggih, dan perlu diingat bahwa setiap kejahatan pasti mencari tempat yang aman untuk berlindung,” tutur Gatot.

    Meskipun begitu, dia mengapresiasi jajaran aparat penegak hukum TNI, karena telah berhasil menunjukkan kredibilitas, kinerja dan kepercayaan publik terhadap TNI.  

    “Saya berterima kasih atas kinerja saudara-saudara sekalian di bidang hukum, baik penyidik, Oditur, hakim dan POM TNI, kalian telah menunjukkan kinerja terbaik bagi TNI. Saya bangga dan punya harapan yang sangat tinggi terhadap penegakan hukum di TNI,” kata dia.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.