Brigjen Suhartono Jabat Komandan Paspampres, Ini Pesan Panglima

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memimpin upacara sertijab Danpaspampres yang baru Brigjen TNI (Mar) Suhartono disaksikan mantan Danpaspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono di Mako Paspampres, Jakarta, 14 Maret 2017. TEMPO/Subekti

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memimpin upacara sertijab Danpaspampres yang baru Brigjen TNI (Mar) Suhartono disaksikan mantan Danpaspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono di Mako Paspampres, Jakarta, 14 Maret 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Suhartono M.Tr (Han) resmi menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres). Melalui upacara serah terima jabatan yang berlangsung di markas komando Paspampres, Suhartono menerima tongkat komando dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

    Sebelumnya, posisi Danpaspampres diduduki oleh Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono.

    Baca:
    35 Delegasi Raja Arab Dikawal Paspampres
    Rusunawa Khusus Paspampres Diresmikan di Bogor

    Dalam sambutannya, Panglima Gatot, yang menjadi inspektur upacara, mengatakan serah-terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kapasitas prajurit TNI. “Ini dalam rangka meningkatkan dinamika dan kapasitas,” ucapnya di Mako Paspampres, Jakarta, Selasa, 14 Maret 2017.

    Lebih lanjut, Gatot berpesan kepada seluruh prajurit Paspampres agar terus bergerak meningkatkan diri di tengah lingkungan yang strategis. Gatot meminta Paspampres melipatgandakan militansi, kesiapsiagaan, dan waspada. “Harus dilaksanakan dengan rendah hati santun, tegas, dan tidak berlebihan,” tuturnya.

    Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo memutasikan 25 Perwira Tinggi TNI pada 23 Februari 2017. Mutasi itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/141/II/2017.

    Perwira Tinggi TNI yang dimutasi jabatannya terdiri atas 8 di jajaran TNI Angkatan Darat, 9 di jajaran TNI Angkatan Laut, dan 8 di jajaran TNI Angkatan Udara.

    ADITYA BUDIMAN

    Simak pula: Puluhan Warga Eks Timtim Tuntut Status Sertifikat 3 Hektare Tanah


     

     

    Lihat Juga