Presiden Jokowi Bertolak ke Pidie Jaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Nusa Dua, Kamis (8/12). Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Nusa Dua, Kamis (8/12). Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Denpasar – Presiden Joko Widodo menepati ucapannya dengan bertolak ke Aceh hari ini setelah menyelesaikan agendanya di Bali. Presiden Joko Widodo akan membesuk para korban bencana gempa bumi berkekuatan 6,5 pada skala Richter di Pidie Jaya, Aceh, yang terjadi pada Rabu, 7 Desember 2016. 

    ”Saya akan langsung ke Aceh,” ujar Presiden Joko Widodo di Gedung Olahraga Lila Bhuana, Denpasar, Bali, setelah menutup acara 17th Pencak Silat World Championship and Festival, Kamis, 8 Desember 2016. 

    Baca juga: Gempa Aceh, Kementerian Keuangan Siap Cairkan Dana Rehabilitasi

    Sebelumnya, Presiden Jokowi mengirim utusan ke Pidie Jaya untuk mengecek kondisi korban dan proses evakuasi di sana. Beberapa utusan Presiden Joko Widodo tersebut adalah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta Menteri Kesehatan Nila Moeloek. 

    Simak pula: Gempa Aceh, PLN Terus Lakukan Perbaikan Fasilitas

    Selain sudah mengirim utusan, Presiden Jokowi sudah mengirim bantuan logistik. Rencananya, setiba di Aceh, Presiden akan mengecek korban di rumah sakit umum daerah.

    ISTMAN MP

    Baca juga:
    Kata Presiden Jokowi tentang Timnas yang Tembus Final AFF 2016
    Dugaan Makar, Hatta Taliwang Ditangkap



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.