Kenapa Sanksi Sedang buat Setya Lebih Pas Ketimbang Berat?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang meninggalkan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, 10 Desember 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang meninggalkan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, 10 Desember 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Junimart Girsang menjelaskan alasan dirinya tidak memilih sanksi berat dalam sidang dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Junimart, sanksi berat dapat berujung pada putusan yang akhirnya dapat menyatakan Setya tidak bersalah.

    "Kalau disebut ada potensi pelanggaran berat, kita (MKD) harus membentuk panel," kata Junimart. Selain itu, Junimart berujar, proses penyelesaian perkara akan memakan waktu lama. "Panel bekerja 90 hari."

    SIMAK:  Jika Setya Novanto Kena Pelanggaran Berat, Ini Langkahnya

    Junimart menuturkan panel terdiri atas tujuh orang. "Empat dari luar, tiga dari MKD sendiri," tutur Junimart. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menjelaskan bahwa panel mempunyai dua keputusan. "Kalau terbukti pelanggaran beratnya dan diberhentikan secara permanen, hasil keputusan panel itu dibawa ke MKD."

    Selanjutnya, kata Junimart, MKD membawa ke paripurna untuk meminta persetujuan. "Artinya, kalau paripurna tidak setuju dengan panel bagaimana?" tutur Junimart. Jadi, menurut dia, keputusan panel menjadi bias.

    Bila Novanto dijatuhi sanksi sedang, Junimart melanjutkan, Setya Novanto akan dipindahkan dari Alat Kehormatan Dewan dan atau dicopot dari pimpinan DPR. "Maka, sesuai dengan fakta yang terungkap dalam persidangan, terus bukti-bukti yang sesuai dengan keterangan, kami memutuskan keputusan sedang," ujarnya. 

    SIMAK: SIDANG MKD: Inilah Pasal-pasal yang Menjerat Setya Novanto

    Junimart mengatakan, setelah skors sidang selesai, akan diadakan rapat tertutup setengah jam. "Kita akan hitung mana yang berat, mana yang sedang," ucapnya. Namun ia memastikan MKD akan terbuka saat membacakan hasil keputusan.

    Adapun proses pencopotan Setya Novanto, apabila telah diputuskan diberikan sanksi sedang, akan memakan waktu 7-14 hari.

    RICO (MAGANG)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.