Jokowi Kunjungi Rumah Bung Hatta, Masyarakat Histeris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Selain meninjau lokasi titik api (hotspot), Jokowi juga akan melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Al Karomah Martapura. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Selain meninjau lokasi titik api (hotspot), Jokowi juga akan melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Al Karomah Martapura. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    TEMPO.CO, Bukittinggi - Presiden Joko Widodo mengunjungi rumah kelahiran Proklamator RI Bung Hatta, yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat, 9 Oktober 2015.

    Jokowi bersama ibu Negara Iriana tiba di rumah Bung Hatta sekitar pukul 06.48 WIB. Mereka disambut putri mantan wakil presiden pertama itu, Meutia Farida Hatta.

    Presiden terlihat menggunakan kemeja putih dan topi merah bertuliskan +62. Ia memasuki setiap ruangan di rumah berdinding kayu itu, termasuk kamar tempat kelahiran Bung Hatta yang terletak di lantai dua.

    Jokowi mengatakan banyak nilai-nilai filosofis yang bisa diambil dari Bung Hatta, terutama bagi generasi muda.

    Meutia Hatta mengatakan Presiden Jokowi berpesan agar rumah kelahiran yang sudah dijadikan museum ini tetap dipelihara dengan baik. Sebab, banyak nilai-nilai filosofis yang ada pada Bung Hatta. "Misalnya pembelajaran karakter," ujar Meutia usai mendampingi Jokowi keliling rumah kelahiran Bung Hatta, Jumat, 9 Oktober 2015.

    Jokowi keluar dari rumah Bung Hatta sekitar pukul 07.05 WIB. Ia disambut masyarakat dengan histeris. Jokowi pun menghampiri warga dan menyalaminya satu persatu.

    Setelah dari Bukittinggi, Jokowi melanjutkan perjalannya ke Kampar, Riau. Di sana Presiden meninjau bencana asap.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.