Muktamar tanpa Gaduh, Ini 13 Pimpinan Muhammadiyah Terpilih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta Muktamar berada di bilik suara saat proses pemungutan suara pada pemilihan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, 5 Agustus 2015. Sebanyak 39 calon pimpinan pusat akan dipilih menjadi 13 mejadi Pimpinan pusat Muhammadiyah priode 2015-2020. TEMPO/Fahmi Ali

    Sejumlah peserta Muktamar berada di bilik suara saat proses pemungutan suara pada pemilihan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, 5 Agustus 2015. Sebanyak 39 calon pimpinan pusat akan dipilih menjadi 13 mejadi Pimpinan pusat Muhammadiyah priode 2015-2020. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COMakassar - Proses pemilihan anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar telah usai tanpa gaduh, Rabu, 5 Agustus 2015. Jalannya Muktamar berlangsung damai dan teduh. Berikut ini 13 orang yang terpilih dari 39 calon:

    1. Haedar Nashir: 1.947 suara
    2. Yunahar Ilyas: 1.928 suara
    3. Dahlan Rais: 1.827 suara
    4. Busyro Muqaddas: 1.811 suara
    5. Abdul Mu'ti: 1.802 suara
    6. Anwar Abbas: 1.436 suara
    7. Muhadjir Effendy: 1.279 suara
    8. Syafiq A. Mughni: 1.198 suara
    9. Dadang Kahmad: 1.146 suara
    10. Suyatno: 1.096 suara
    11. Agung Danarto: 1.051 suara
    12. M. Goodwill Zubir: 1.049 suara
    13. Hajriyanto Y. Thohari: 968 suara

    Ke-13 anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang terpilih nantinya akan bermusyawarah untuk menentukan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020. Ketua Umum PP Muhammadiyah terpilih kemudian akan diumumkan kepada muktamirin untuk mendapatkan pengesahan.

    Muktamar Muhammadiyah di Makassar dibuka Presiden Joko Widodo pada Minggu, 2 Agustus 2015. Ketua Umum PP Muhammadiyah yang akan dipilih oleh 13 orang itu untuk menggantikan Din Syamsuddin.

    AWANG DARMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.