Hukuman Diperberat MA Jadi 14 Tahun, Anas Urbaningrum Ajukan PK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anas Urbaningrum menjalani sidang di pengadilan Tipikor, Jakarta, 18 September 2014. TEMPO/Eko Siswono

    Anas Urbaningrum menjalani sidang di pengadilan Tipikor, Jakarta, 18 September 2014. TEMPO/Eko Siswono

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim pengacara bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengajukan peninjauan kembali atas putusan kasasi Mahkamah Agung. Anas keberatan hukumannya berlipat ganda dari tujuh tahun menjadi 14 tahun penjara.

    "Kami kecewa terhadap putusan MA sehingga kami pertimbangkan ajukan peninjauan kembali," kata anggota tim pengacara Anas, Handika Honggowongso, saat dihubungi Tempo, Senin, 8 Juni 2015.

    Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Artidjo Alkostar memperberat hukuman Anas sore tadi. Sebelumnya, Anas mengajukan kasasi pada 9 Maret 2015 meskipun sebelumnya putusan banding di Pengadilan Tinggi Jakarta telah meringankan hukumannya menjadi 7 tahun penjara.

    Menurut Handika, putusan Mahkamah Agung menunjukkan disparitas hukum besar di antara para terpidana korupsi proyek Hambalang.

    "Andi Malarangeng hanya empat tahun, sedangkan Anas yang posisinya jauh dari proyek Hambalang justru 14 tahun. Itu disparitas yang tajam," kata dia.

    Tim pengacara akan mengumpulkan bukti sebagai novum baru yang dapat meringankan hukuman Anas. Menurut Handika, hukuman belasan tahun penjara akan sangat berat bagi Anas.

    "Anas harus jauh dari kawan-kawan konstituen, kawan politik, dan keluarga. Itu sangat berat baginya," kata Handika.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.