Ini Alasan Kuasa Hukum Putri Candrawathi Minta Garis Polisi Rumah Dinas Ferdy Sambo Dicopot

Editor

Amirullah

Terdakwa Putri Candrawathi bersiap menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023. Putri menegaskan dirinya sebagai korban kekerasan seksual Nofriansyah Yosua Hutabarat yang terjadi di Magelang, 7 Juli 2022, dalam nota pembelaan. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Putri Candrawathi mengungkap alasan kenapa meminta garis polisi (police line) rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Nomor 46 Duren Tiga, Jakarta Selatan, dicopot.

Permintaan ini disampaikan kuasa hukum dalam nota pembelaan atau pleidoi Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023.

Kuasa hukum Putri, Febri Diansyah mengatakan seharusnya garis polisi dilepas apabila kasusnya telah selesai. Ia mengatakan permintaan ini muncul setelah pembicaraan kuasa hukum dengan Putri Candrawathi. 

“Di salah satu pembicaraan kami dengan Bu Putri juga, di sana kan ada beberapa barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Kalau masuk ke dalam itu kan ada beras juga ya di dapur itu, kan juga sebenarnya bisa disumbangkan ke pihak yang membutuhkan dan juga ada barang-barang lain yang tidak relevan,” kata Febri setelah selesai pembacaan pleidoi.

Selain itu, hakim juga sudah melakukan pemeriksaan setempat, dan menurutnya akan lebih baik apabila lokasi tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

“Tapi itu kembali kepada majelis hakim ya. Ini permintaan dari kami dan tentu kita tunggu bagaimana sikap majelis hakim di dalam putusannya,” ujar Febri.

Dalam pleidoinya, tim kuasa hukum terdakwa Putri Candrawathi memohon majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memerintahkan jaksa penuntut umum mencabut garis polisi (police line) rumah dinas Ferdy Sambo di Jalan Duren Tiga Nomor 46, Jakarta Selatan.

“Memerintahkan Penuntut Umum untuk pencabutan Garis Polisi (Police Line) rumah terdakwa yang terletak di Jalan Duren Tiga No. 46, Jakarta Selatan dan mengembalikan mengembalikan barang barang milik Terdakwa dan Keluarga Terdakwa,” kata Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis, saat membacakan pleidoi, Rabu, 25 Januari 2023.

Tim Kuasa hukum terdakwa Putri Candrawathi juga memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk membebaskan klien mereka dari segala dakwaan perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat.

“Penasihat Hukum Terdakwa memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ini agar menjatuhkan putusan dari segala dakwaan (vrijspraak), atau setidak-tidaknya dinyatakan lepas dari segala tuntutan (onslag van alle rechts vervolging),” kata Arman.

Arman meminta majelis hakim menyatakan Putri Candrawathi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana atau Tindak Pidana Pembunuhan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam Dakwaan Primair Pasal 340 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dan Dakwaan Subsidair Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Kemudian, poin petitum selanjutnya meminta hakim memerintahkan Penuntut Umum untuk mengeluarkan Terdakwa Putri Candrawathi dari Rumah Tahanan Kejaksaan Agung Republik Indonesia Cabang Salemba, serta meminta majelis halim memulihkan nama baik dan hak Terdakwa Putri Candrawathi dalam kemampuan, kedudukan harkat dan martabatnya seperti semula.

Baca: 3 Poin Isi Pledoi yang Disampaikan Putri Candrawathi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

2 jam lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

16 jam lalu

Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto menyebut semua orang tertipu oleh Ferdy Sambo pada saat awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini mencuat.


Pleidoi Irfan Widyanto Sebut Semua Orang Bahkan Petinggi Polri Tertipu oleh Ferdy Sambo

16 jam lalu

Pleidoi Irfan Widyanto Sebut Semua Orang Bahkan Petinggi Polri Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto mengaku tak bisa menolak tugas yang diberikan kepadanya karena tak mengetahui kejadian sebenarnya penyebab kematian Brigadir Yosua.


Istri Arif Rachman Arifin Menangis, Sebut Ferdy Sambo Hancurkan Karier Suaminya

17 jam lalu

Istri Arif Rachman Arifin Menangis, Sebut Ferdy Sambo Hancurkan Karier Suaminya

Istri Arif Rachman Arifin, Nadia Rahma mengungkapkan awal bertemu Ferdy Sambo, ia merasa atasan suaminya itu pemimpin yang baik.


Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Minta Kliennya Dibebaskan karena Anaknya Mengidap Hemofilia

19 jam lalu

Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Minta Kliennya Dibebaskan karena Anaknya Mengidap Hemofilia

Anak Arif Rachman Arifin disebut mengadapi kelainan pembekuan darah atau hemofilia yang perawatannya membutuhkan banyak biaya.


Pledoi Arif Rachman Arifin Singgung Soal Dilema Moral HIngga Budya Polisi yang Mengakar

19 jam lalu

Pledoi Arif Rachman Arifin Singgung Soal Dilema Moral HIngga Budya Polisi yang Mengakar

Arif Rachman Arifin mengaku mengalami dilema moral setelah mendengar cerita Ferdy Sambo bahwa istrinya, Putri Candrawathi, mengalami pelecehan seksual


Hendra Kurniawan Cs Bacakan Pleidoi Kasus Perintangan Penyidikan

23 jam lalu

Hendra Kurniawan Cs Bacakan Pleidoi Kasus Perintangan Penyidikan

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua lainnya hari ini jalani sidang pembacaan pembelaan.


Fakta di Luar Sidang Richard Eliezer: Didatangi Orang Tua hingga Foto Bareng

23 jam lalu

Fakta di Luar Sidang Richard Eliezer: Didatangi Orang Tua hingga Foto Bareng

Sidang duplik Richard Eliezer diwarnai kehadiran kedua orang tuanya. Selain itu ada kelompok bernama Eliezer's Angels yang ramaikan sidang.


Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

1 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

Kuasa hukum Richard Eliezer menyinggung soal dilema yuridis yang disampaikan jaksa dalam replik.


Ayah dan Ibu Richard Eliezer Hadir saat Pembacaan Duplik Hari ini

1 hari lalu

Ayah dan Ibu Richard Eliezer Hadir saat Pembacaan Duplik Hari ini

Ayah dan ibu Richard Eliezer menghadiri pembacaan duplik anaknya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.