Cari Obat Covid-19 Sampai ke AS, Luhut: Semoga Januari Bisa Masuk Endemi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjawab pertanyaan awak media usai memenuhi undangan pemeriksaan sebagai pelapor atas laporannya  terkait pencemaran nama baik kepada Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Senin, 27 September 2021. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti terkait unggahan video berjudul

    Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjawab pertanyaan awak media usai memenuhi undangan pemeriksaan sebagai pelapor atas laporannya terkait pencemaran nama baik kepada Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Senin, 27 September 2021. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti terkait unggahan video berjudul "Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya" yang diunggah di akun youtube Haris Azhar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah saat ini terus menjajaki beberapa alternatif obat Covid-19. Saat ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sedang berada di Amerika Serikat untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan farmasi Amerika Serikat yakni Merck untuk mendapatkan Molnupiravir.

    Selain itu, saat ini terdapat obat Proxalutamide yang sedang dalam tahap uji klinis ketiga di Indonesia dan sedang berproses di BPOM. Alternatif lain adalah AT-527 yang dikembangkan oleh Roche and Athea.

    "Ketiga obat tersebut menunjukkan potensi untuk menjadi obat Covid-19. Namun, saya dapat sampaikan bahwa kita tidak ingin hanya sekadar menjadi pembeli, kita harapkan produsen obat tersebut melakukan kerjasama, melakukan investasi dan produksinya di Indonesia," ujar Luhut dalam konferensi pers daring, Senin, 18 Oktober 2021.

    Jika penjajakan kerjasama ini berhasil dan penularan Covid-19 bisa terus ditekan, Luhut optimistis kondisi pandemi akan segera berubah menjadi endemi.

    "Kalau kita bisa melampaui Natal dan Tahun Baru ini pada Januari, saya pikir sudah masuk pada endemi karena pada saat itu kita harapkan terdapat obat antivirus ini," ujar Luhut.

    DEWI NURITA

    Baca: Jokowi Minta Siapkan Langkah Mitigasi Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)