Kasus Covid-19 Meningkat, Sekjen Gerindra: Kontrol Pemerintah Melemah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil ambulance membawa pasien saat tiba di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, 13 Juni 2021. Tower tambahan dibuka untuk mengatasi jumlah pasien Covid-19 yang melonjak setelah libur Lebaran 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Mobil ambulance membawa pasien saat tiba di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, 13 Juni 2021. Tower tambahan dibuka untuk mengatasi jumlah pasien Covid-19 yang melonjak setelah libur Lebaran 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menuturkan salah satu penyebab meningkatnya kasus Covid-19 karena kontrol pemerintah pusat cenderung abai. “Peristiwa beberapa provinsi terjadi karena melemahnya kontrol pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa, 15 Juni 2021.

    Total, hingga Selasa, 15 Juni 2021, setidaknya jumlah kasus Covid-19 yang tercatat adalah 1,92 juta. Angka itu bahkan disebut oleh sejumlah kalangan bisa meledak hingga 4 kali lipat. Selain itu, jumlah angka yang meninggal karena Covid-19 adalah 53.116 orang, dan 1,75 juta pasien Covid-19 dinyatakan telah sembuh.

    Karena kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini, Muzani pun berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih sering bersinergi. Contohnya, dengan mendirikan kembali pos-pos Satuan Tugas Covid-19 di perbatasan provinsi, kota dan kabupaten. Termasuk, kembali memperketat pengawasan protokol kesehatan di pusat-pusat keramaian seperti di pasar tradisional, di mal-mal, di perkantoran, dan juga di tempat-tempat wisata “Agar bisa menekan angka penularan Covid-19,” ujarnya.

    Muzani juga mengatakan pemerintah tidak boleh kendor untuk mengingatkan masyarakat agar disiplin protokol kesehatan. Karena, di berbagai daerah sudah banyak terjadi kejenuhan akibat Covid-19. 

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, Muzani juga meminta pemerintah meningkatkan vaksinasi kepada masyarakat di seluruh daerah untuk upaya menekan kasus Covid-19.

    Baca juga: Politikus PKB Sebut Kebijakan Pemerintah Perparah Kenaikan Kasus Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...