Ditanya Soal Demokrat, Moeldoko: Ini di Kantor Kepresidenan, Jangan Primitif

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kediamannya kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko tidak membantah dirinya pernah beberapa kali bertemu dengan anggota dan eks anggota Partai Demokrat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kediamannya kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko tidak membantah dirinya pernah beberapa kali bertemu dengan anggota dan eks anggota Partai Demokrat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko enggan berkomentar saat ditanya ihwal polemik Partai Demokrat. Ia beralasan sedang berada di Kompleks Istana Kepresidenan.

    "Ini kantor kepresidenan, tanya yang berkaitan dengan urusan kerja-kerja KSP. Jangan ikut-ikutan primitif," katanya menjawab pertanyaan wartawan di kantornya, Jumat, 9 April 2021.

    Kata primitif sebelumnya sempat dilontarkan Moeldoko saat bicara ihwal pengambilalihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh pemerintah dari Yayasan Harapan Kita milik keluarga Cendana.

    Ia menepis isu bahwa Presiden Joko Widodo akan membentuk yayasan baru untuk mengelola TMII.

    ADVERTISEMENT

    Mantan Panglima TNI ini mengatakan tidingan tersebut pandangan yang primitif. Menurut dia, Jokowi sama sekali tak berpikir seperti itu.

    "Jadi saya ingatkan jangan lagi ada yang berpandangan nanti akan muncul lagi yayasan baru yang dikelola oleh Pak Jokowi, itu pandangan primitif," katanya.

    Adapun soal Demokrat, Moeldoko belum buka suara setelah Kementerian Hukum dan HAM menolak mengesahkan hasil Kongres Luar Biasa Deli Serdang. Dia terakhir kali bicara soal Demokrat lewat video di akun Instagramnya pada 30 Maret lalu, atau sehari sebelum pengumuman Kemenkumham.

    Baca juga: Bicara Soal Demokrat, Moeldoko Sebut Tak Pernah Mengemis Jabatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.