Moeldoko: Saya Tak Pernah Mengemis Jabatan, Apalagi Menggadaikan Perjuangan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. Saat ditetapkan, Moeldoko belum hadir dan hanya memberikan pernyataan lewat sambungan telepon. ANTARA/Endi Ahmad

    Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. Saat ditetapkan, Moeldoko belum hadir dan hanya memberikan pernyataan lewat sambungan telepon. ANTARA/Endi Ahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan tak pernah berpolitik dengan cara meminta-minta jabatan. Ia mengatakan sekarang ini ada orang-orang yang mencari perhatian dengan mengorbankan jiwa nasionalisme. 

    "Saya tidak pernah mengemis untuk mendapat pangkat dan jabatan, apalagi menggadaikan yang selama ini saya perjuangkan," katanya lewat video di Instagram TV, Selasa, 30 Maret 2021.

    Moeldoko mengatakan keputusannya menerima pinangan Kongres Luar Biasa Demokrat sebagai ketua umum adalah untuk menjalankan hak politiknya.

    Ia mengatakan harus menjaga demokrasi seperti yang sudah dilakukan ketika masih aktif di militer. "Tugas besar sebagai panglima adalah menjaga stabilitas dan mengawal jalannya demokrasi yang dinamis," katanya.

    Mantan Panglima TNI ini menuturkan konsisten dan rela mempertaruhkan diri untuk membela Pancasila dan Merah Putih. Dia mengklaim bakal berdiri untuk memimpin meruntuhkan siapa pun yang berusah merusak ke-Indonesiaan.

    "Saya konsisten, saya rela mempertaruhkan leher saya untuk terus menegakkan Pancasila dan berkibarnya Merah Putih," ucap Moeldoko.

    Baca juga: Demokrat Sebut Kubu Moeldoko Seperti Rampok yang Ingin Tertibkan Tuan Rumah  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto