Tanggapi Survei LSI Soal Kepuasan Kinerja, Risma: Biar Tuhan yang Menilai

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) melihat kondisi mobil yang akan dilelang, di salah satu Gudang Kemensos, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) melihat kondisi mobil yang akan dilelang, di salah satu Gudang Kemensos, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma mengatakan hanya Tuhan yang bisa menilai kinerjanya.

    "Saya kerja saja ya. Enggak tahu gitu-gitu. Saya tak bisa ngomong karena ukuran saya, mohon maaf ya, karena yang tahu persis apa yang ada di hati dan pikiran saya itu hanya Tuhan. Jadi ya Tuhan lah biar yang menilai," katanya saat ditanya soal hasil survei LSI soal kepuasaan terhadap kinerja menteri, Selasa, 23 Februari 2021.

    Capaian kepuasan kinerja Risma, adalah keempat yang tertinggi dari jajaran Menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo. Dalam survei ini, posisi mantan Wali Kota Surabaya ini di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

    Survei LSI ini melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai secara tatap muka. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

    ADVERTISEMENT

    Risma menegaskan hanya Tuhan yang paling mengerti dirinya. Karena itu, ia mengaku tak ambil pusing terkait hasil sigi tersebut.

    "Karena saya bisa saja saya bohongi seseorang, bohongi orang, tapi kan Tuhan tak bisa dibohongi. Jadi saya terus terang ukurannya saya bukan itu, tapi sampai saya tak mampu mengerjakan itu," kata Mensos Risma.

    Baca juga: Gaya Blusukan Ala Risma, Karakter atau Manuver? 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.