Golkar: Bamsoet Ketua MPR, Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) menyampaikan keterangan pers setelah memantau hasil hitung cepat (<i>quick count</i>) pilkada serentak di 171 daerah di gedung DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018. Partai Golkar mengklaim target perolehan suara 56 persen dalam pilkada serentak 2018 telah tercapai. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) menyampaikan keterangan pers setelah memantau hasil hitung cepat (quick count) pilkada serentak di 171 daerah di gedung DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu, 27 Juni 2018. Partai Golkar mengklaim target perolehan suara 56 persen dalam pilkada serentak 2018 telah tercapai. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dukungan suara mayoritas membuat Bambang Soesatyo atau Bamsoet diperkirakan bakal mulus meraih kursi Ketua MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat).

    Posisi itu bakal menyudahi perseteruan berbulan-bukan Bamsoet dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berebut jabatan Ketua Umum Partai Golkar dalam Munas Golkar mendatang. Airlangga adalah Ketua Umum Golkar petahana.

    “Yang menjadi ketua umum (Golkar) adalah Pak Airlangga,” ujar politikus Golkar Mukhamad Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, malam ini, Kamis, 3 Oktober 2019.

    Menurut Misbakhun, partainya kini terkonsolidasi dalam satu tujuan, yaitu mengamankan kebijakan Airlangga sebagai ketua umum, antara lain meloloskan Bamsoet menjadi Ketua MPR periode 2019-2024.

    “Sudah diputuskan oleh Pak Airlangga sebagai ketua umum adalah Pak Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR. Itu yang harus kami jaga."

    Dalam persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum Golkar,Bamsoet beberapa kali sudah menerima dukungan dari pengurus-pengurus daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi. Terakhir, Bamsoet dan Airlangga sepakat mendinginkan suasana menjelang pemilihan Ketua MPR dan penyusunan kabinet.

    Berdasarkan sejarah politik Golkar, persaingan calon ketua umum dimenangi kader yang menjabat menteri atau wakil presiden. Airlangga kini menjabat menteri dan disinyalir akan bertahan di pemerintahan Presiden Jokowi periode 2019-2024.

    Adapun rival Bamsoet di MPR, Ahmad Muzani hanya mendaoat dukungan dari partainya sendiri, yakni Partai Gerindra. Sedangkan Bamsoet telah mendapat dukungan dari delalan fraksi partai politik dan unsur DPD di MPR.

    “Saya tadi sudah bicara dengan Pak Bambang Soesatyo 10 menit, nah itu yang kami bicarakan. Saya diminta menggunakan mekanisme mufakat, saya juga sama ingin musyawarah mufakat. Jadi, oke diberi waktu untuk Gerindra menyampaikan ini kepada partai,” kata Muzani di sela-sela Rapat Musyawarah MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis siang tadi, 3 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.