Setelah Sumsel dan Jakarta, KPK Kembali OTT di Kalimantan Barat

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Jan S Maringka menyampaikan keterangan pers terkait OTT Jaksa Kejati , di gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2019. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Jan S Maringka menyampaikan keterangan pers terkait OTT Jaksa Kejati , di gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2019. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan atau OTT di Kalimantan Barat. Penangkapan ini menyusul dua OTT sebelumnya yang berturut-turut digelar di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta.

    "Ada kegiatan anak-anak di Kaliamantan tetapi detailnya belum bisa kami sebutkan sekarang," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di kantornya, Selasa malam, 3 September 2019.

    Syarif tak merinci lebih jauh ihwal OTT teranyar ini. Dia mengatakan informasi selengkapnya akan disampaikan besok.

    "Jumlah orang kami belum tahu persis, tetapi bahwa ada kegiatan di Kalimantan Barat ada. Tunggu besok," kata dia.

    KPK baru saja mengumumkan penetapan enam tersangka dalam dua kasus berbeda, yakni dugaan suap proyek di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dan dugaan suap terkait distribusi gula di Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara III atau PTPN III.

    Tiga tersangka kasus Muara Enim kena OTT di Palembang dan Muara Enim, sedangkan tiga tersangka kasus suap PTPN III dicokok di Jakarta. KPK menangkap mereka melalui operasi tangkap tangan kemarin, Senin, 2 September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.