Dahnil Anzar dari Tukang Parkir Menjadi Jubir Prabowo Subianto

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahnil Anzar Simanjuntak mengepalkan tinjunya saat memenuhi panggilan kepolisian terkait kasus dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017 di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019. Kegiatan dengan anggaran Rp 2 miliar ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Dahnil Anzar Simanjuntak mengepalkan tinjunya saat memenuhi panggilan kepolisian terkait kasus dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017 di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019. Kegiatan dengan anggaran Rp 2 miliar ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menunjuk Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai juru bicara. Dahnil mengatakan dia baru resmi didapuk menjadi juru bicara, Ahad, 28 Juli 2019.

    "Semoga saya bisa menunaikan tanggung jawab ini dengan baik dan mohon doa dan dukungan sahabat sekalian," kata Dahnil melalui pesan singkat pada Ahad, 28 Juli 2019.

    Kedekatan Dahnil dengan Prabowo ini mulai dibangun saat mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini menjadi koordinator juru bicara di Badan Pemenangan Nasional (BPN). Badan Pemenangan ini merupakan tim sukses Prabowo dan Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden 2019. Bergabungnya Dahnil ke tim pemenangan pasangan calon 02 itu diumumkan pada September 2018.

    Dahnil mengaku dirinya diminta oleh Prabowo dan Sandiaga untuk menjadi juru bicara. Dahnil pun mengatakan memutuskan bergabung setelah meminta pandangan berbagai pihak, termasuk keluarga dan para seniornya di Muhammadiyah.

    Mantap terjun ke tim pemenangan pilpres, Dahnil mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pegawai negeri sipil. Yaitu dosen tetap Aparatur Sipil Negara di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.

    Kala itu Dahnil mengatakan, dia meyakini Prabowo - Sandiaga dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dia juga meyakini pasangan tersebut bakal menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.