Disebut Terima Rp 10 Juta, Menteri Agama Lukman Enggan Komentar

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menunggu untuk menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu 8 Mei 2019. Lukman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019 dengan tersangka Romahurmuziy. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menunggu untuk menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu 8 Mei 2019. Lukman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019 dengan tersangka Romahurmuziy. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap mantan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy. Namun, Lukman enggan bicara banyak atas dugaan ia menerima duit Rp 10 juta terkait kasus ini.

    Baca: Mangkir Pemeriksaan, Menteri Agama Minta KPK Jadwal Ulang

    Lukman mengatakan ia akan memberikan keterangan kepada penyelidik dulu sebelum berkomentar di media. "Secara etis saya tidak pada tempatnya menyampaikan (materi perkara) di sini sebelum saya menyampaikan secara resmi di hadapan penyidik," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2019.

    Sebelumnya, dalam sidang praperadilan Romahurmuziy, tim hukum KPK mengatakan jika Lukman diduga menerima uang dari tersangka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanuddin. Menurut KPK, Lukman menerima duit Rp 10 juta dari Haris.

    Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Romy sebagai tersangka. KPK menyangka Romy menerima suap Rp 300 juta dari Haris Hasanuddin dan Kakanwil Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi. Suap diduga diberikan untuk mempengaruhi penunjukan keduanya sebagai pejabat Kemenag.

    Simak juga: Dapat Tambahan Kuota Haji, Menag Ajak DPR Rapat Pekan Depan

    Dalam proses penyidikan, KPK telah menggeledah ruang kerja Lukman. Dari penggeledahan itu KPK menyita duit Rp 180 juta dan US$ 30 ribu. Lukman sudah membantah uang itu terkait suap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.