PSI Sebut Rizieq Shihab Tak Cocok Jadi Teladan Generasi Milenial

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum MUI Maruf Amin, didampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla, memberikan sambutan dalam acara Dzikir dan Doa Bersama untuk Bangsa di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018. Jokowi dan Maruf akan mendaftar ke KPU sebagai calon presiden dan wakil presiden pada esok hari, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    Ketua Umum MUI Maruf Amin, didampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla, memberikan sambutan dalam acara Dzikir dan Doa Bersama untuk Bangsa di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018. Jokowi dan Maruf akan mendaftar ke KPU sebagai calon presiden dan wakil presiden pada esok hari, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli, mengatakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, bukan contoh ulama yang tepat untuk generasi muda. Karena itu, PSI bersyukur calon wakil presiden, Ma'ruf Amin tidak menemui Rizieq saat menunaikan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi.

    Baca: Alvara: Jokowi - Ma'ruf Unggul di Tiga Segmen Kunci Kemenangan

    "Bukan kami anti-silaturahim, tapi bagi kami, Rizieq Shihab bukan contoh ulama yang tepat bagi generasi milienal, karena kurang mengedepankan kesantunan, toleransi, keterbukaan dan menerima perbedaan, yang menjadi nilai-nilai yang penting bagi generasi milenial," katanya lewat keterangan tertulis, Selasa, 28 Agustus 2018.

    Menurut Guntur, cukup Ma'ruf Amin beserta para ulama, kiai, dan habib lainnya, yang memiliki keluasan ilmu sebagai teladan bagi generasi muda. "Yang selama menyiarkan dakwah Islam yang ramah, sejuk dan rahmatan lil alamin," ujarnya.

    Baca: Ditanya Soal Rencana Temui Rizieq Shihab, Ini Jawaban Ma'ruf Amin

    Sebelumnya, Ma'ruf Amin sempat mengatakan akan bertemu dengan Rizieq saat menunaikan ibadah haji di Mekkah. "Insya Allah," ujarnya singkat di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta pada Selasa, 14 Agustus 2018.

    Dorongan agar Ma'ruf bertemu dengan Rizieq juga sempat diutarakan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. "Kami do'akan insya Allah ketemu," ujarnya.

    Baca: Santri Nasional Deklarasi Dukung Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019

    Namun, saat berada di Mekkah pada 15-27 Agustus 2018, Ma'ruf Amin tidak bertemu dengan Rizieq Shihab. Ini yang diapresiasi oleh Guntur.

    "Kami juga mengapresiasi beliau karena tidak bertemu dengan Rizieq Shihab, tokoh FPI selama di Tanah Suci," ujar Guntur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.