Jadi Relawan, Antasari Azhar Perjuangkan Jokowi Dua Periode

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjawab pertanyaan awak media saat mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, 14 Februari 2017. Antasari didampingi oleh adik Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsudin. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjawab pertanyaan awak media saat mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, 14 Februari 2017. Antasari didampingi oleh adik Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsudin. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar yakin bahwa Joko Widodo atau Jokowi akan kembali menang dalam pemilihan presiden tahun depan. Dia juga memperjuangkan kemenangan itu dengan bergabung ke organisasi relawan Pro Nawacita (Pronata).

    Baca: Antasari Azhar akan Jadi Penasihat Tim Advokasi Firman Wijaya

    "Satu kata, dukung Jokowi, Jokowi harus menang," kata Antasari saat ditemui usai pelantikan pengurus Pronata Solo, Selasa 31 Juli 2018. Pria yang dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasehat DPP Pronata itu memandang Jokowi sebagai sosok yang layak memimpin negara.

    Antasari menyebut bahwa dia memiliki alasan khusus sehingga memberikan dukungan kepada bekas Gubernur DKI Jakarta itu. "Sudahi rezim yang zalim," katanya. Menurutnya, Jokowi telah menunjukkan sikap sebagai pimpinan yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

    Namun, dia enggan memperjelas rezim zalim yang dimaksudkan. Antasari menganggap pemerintahan Jokowi telah menyelamatkannya. "Kalau tidak, saya masih begini," katanya sembari pemperagakan tangan yang diborgol.

    Pronata menyatakan tidak akan menyodorkan nama calon wakil presiden kepada Jokowi. Mereka akan mendukung siapapun calon wakil yang dipilih. "Saya yakin Jokowi tidak akan memilih wakil sembarangan," katanya.

    Baca: Penyelidikan Berhenti, Demokrat Desak Antasari Minta Maaf ke SBY

    Ketua Umum DPP Pronata, Marhaendro Slamet Haryono juga menyatakan hal serupa. Mereka akan mendukung siapapun yang akan dipilih Jokowi. “Kami akan ikut usung bersama sama,” tandas Marhaendro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.