Mahfud MD Minta Kasus Bank Century Tak Dipolitisasi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD (kanan) memberi sambutan saat seleksi calon legislatif PSI di kantor DPP PSI, Jakarta, 22 April 2018. Mahfud mengaku menaruh harapan pada PSI sebagai partai baru yang belum memiliki catatan apa pun di bidang politik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD (kanan) memberi sambutan saat seleksi calon legislatif PSI di kantor DPP PSI, Jakarta, 22 April 2018. Mahfud mengaku menaruh harapan pada PSI sebagai partai baru yang belum memiliki catatan apa pun di bidang politik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meminta kasus dana talangan Bank Century yang melibatkan bekas Wakil Presiden Boediono tak dipolitisasi.

    "Tindakan hukum tuh jangan dipolitisasi. Hukum itu harus ditegakkan seperti apapun situasi politiknya," kata Mahfud di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia, Jakarta, Ahad, 22 April 2018.

    Baca: Agus Rahardjo: KPK Telah Selesai Kaji Putusan Kasus Century

    Mahfud mendorong agar tidak ada pihak yang mengaitkan penuntasan kasus itu dengan situasi politik yang sedang terjadi saat ini. Menurutnya, sebaiknya kasus itu diserahkan kepada aparat penegak hukum terkait, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk menanganinya.

    Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengeluarkan putusan sidang praperadilan dengan nomor putusan 24/Pid.Pra/2018/PN JKT.SEL. Dalam putusan itu, KPK diminta melanjutkan penyidikan kasus Bank Century yang terkait dengan pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek dan bailout untuk Bank Century.

    Amar putusan tersebut meminta penetapan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D. Hadad, Raden Pardede, dan kawan-kawan. KPK kini tengah mempelajari putusan sidang praperadilan itu.

    Baca: KPK Memetakan Peran 10 Orang dalam Kasus Century

    Menurut Mahfud, tetap harus ada dua alat bukti yang mendukung penetapan bekas Boediono yang kala itu menjabat gubernur Bank Indonesia menjadi tersangka, meski ada perintah dari pengadilan.

    "Karena pengadilan kan sebenarnya memvonis berdasarkan bukti-bukti yang sudah diajukan," kata dia. "Nah, kalau alat bukti awal tidak ada ya nanti sia-sia juga dijadikan tersangka," kata Mahfud MD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.