Minggu, 22 April 2018

Pemeriksaan Kesehatan Abu Bakar Baasyir Dikawal Ketat Polisi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir (tengah), tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta, 1 Maret 2018. Sebelumnya, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu pernah menjalani pemeriksaan dan perawatan RS Pusat Jantung Harapan Kita, pada pertengahan 2017. AP/Dita Alangkara

    Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir (tengah), tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta, 1 Maret 2018. Sebelumnya, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu pernah menjalani pemeriksaan dan perawatan RS Pusat Jantung Harapan Kita, pada pertengahan 2017. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir kembali melakukan cek kesehatan di Rumah Cipto Mangunkusumo. Kedatangan Baasyir mendapat pengawalan ketat dari aparat.

    "Mundur, mundur, mundur," kata seorang petugas keamanan di RSCM Kencana, Senin, 16 April 2018.

    Cek kesehatan Abu Bakar Baasyir dijaga ketat oleh sekitar tujuh orang pengamanan berpakaian Brigade Mobil atau Brimob. Lima orang di antara mereka memegang senjata laras panjang. "Jangan maju, jangan maju," kata petugas keamanan.

    Baca: Abu Bakar Baasyir Akan Tetap Ditahan di Lapas Gunung Sindur

    Para wartawan pun hanya bisa mengambil gambar dari jarak sekitar 1,5 meter. Hampir semua wartawan yang hadir tidak mendapatkan foto atau video wajah jelas Baasyir karena dihalangi tim pengamanan yang ikut mendorong kursi roda.

    Salah seorang kuasa hukum Baasyir, Hasyim, mengatakan pengamanan kali ini memang lebih ketat. "Mungkin diminta begitu," ujarnya.

    Abu Bakar Baasyir tiba di lobi samping RSCM Kencana sekitar pukul 10.15 WIB. Baasyir mengenakan pakaian baju gamis dan kopiah putih. Tim dokter RSCM akan mengecek kesehatan Baasyir di lantai 6.

    Baca: BNPT Sebut Abu Bakar Baasyir Masih Terpapar Paham Radikal

    Saat Baasyir baru turun mobil, terlihat pembawa kursi roda berlari dari klinik eksekutif ke lobi samping. Pihak rumah sakit awalnya memberi tahu Baasyir akan masuk melalui klinik eksekutif.

    Baasyir tujuh kali berobat sejak akhir 2017. Terakhir kali ia mendatangi RSCM pada 8 Maret 2018. Pemeriksaan itu berkaitan dengan penyakit chronic venous insufficiency (CVI) bilateral atau kelainan pembuluh darah vena berkelanjutan.

    Abu Bakar Baasyir telah menjalani hukuman hampir tujuh tahun di penjara. Awalnya ia dihukum di Nusakambangan. Namun, karena kondisi kesehatan yang menurun, ia dipindahkan ke Rumah Tahanan Gunung Sindur, Bogor. Laki-laki berusia sekitar 80 tahun itu dipenjara karena terbukti bersalah dalam tindakan terorisme. Ia pun mendapat vonis 15 tahun penjara pada 2011.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Kartini, Shahnaz Haque Berpesan Wanita Harus Seperti Kucing

    Inilah petuah selebritas Shahnaz Haque, atlet bulu tangkis Greysia Polii, dan peneliti laser Maria Margaretha Suliyanti untuk Hari Kartini 2018.